Troublemaker

Troublemaker

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 4, 2016
Di saat laki-laki itu ingin merubah segalanya, dan memperbaiki semuanya, dia dihadapkan oleh satu kenyataan, bahwa Alea yang selama ini menjadi temen dekatnya, sekaligus menjadi alasan dia untuk berubah, pergi ke Negeri Paman Sam. Untuk melupakan cinta pertamanya. Cinta yang belum tentu di takdirkan untuk bersama. Gue gak bisa percaya gitu aja sama lo, gue udah cape sama semua ini, gue harap lo bisa berubah, tapi ternyata semuanya gak sesuai sama yang gue harapkan. ____________________________________ Alea stefanie putri
All Rights Reserved
#569
troublemaker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Ilusi
  • DEAR LOVE
  • Behind Bullying [END]
  • ALFIREN
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • EXPECT (Complete)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Friendship: Safe Haven
  • REGRET
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines