Without You

Without You

  • WpView
    Reads 627
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 18, 2016
[SLOW UPDATE] Prolog.. Entah mengapa hari-hariku terasa sepi tanpa hadirmu disini. Aku benar-benar merindukanmu sampai ingin mati rasanya. Kenapa kau dengan begitu mudahnya pergi meninggalkanku? Setiap hari, ku lewati semuanya tanpamu.. Dapatkah aku bertahan tanpamu?? Apa yang harus ku lakukan jika tak ada dirimu di sisiku? Kumohon cepatlah kembali..
All Rights Reserved
#299
wuyifan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • SENA
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • flashback~
  • Not A Happy Ending
  • Don't Cry
  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  •  regret a mistake🍁( ENDING)
  • seribu tanya tak terjawab
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines