Let it Flow#3

Let it Flow#3

  • WpView
    Reads 896,176
  • WpVote
    Votes 7,730
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 10, 2021
"Apa? Tugas gue nyamar jadi pelayan di restoran kita yang di daerah selatan? Ogah, nggak ada bakat gue jadi pelayan." "Please, siapa lagi orang yang bisa gue percaya? Cabang restoran yang di sana memang berbeda. Gue kerja sama dengan dua orang lainnya. Jadi gue nggak bisa menebak siapa yang berbuat curang. Ayolah, Adnan! Lo adik gue yang paling baik, pintar dan diandalkan." "Emang cuma gue adik lo, sialan!" "Mereka nggak kenal identitas asli lo. Kan, lo nyamar." "Oke, gue terima tugas lo. Tapi ada syaratnya," "Bantu gue untuk hadapi Mama, alihkan niat Mama yang suruh gue menikah muda. Gue masih mau menikmati masa muda tenang bebas. Jangan ikat gue dengan komitmen sakral atas nama pernikahan." *** "Tante enggak salah? Masa harus aku yang menyamar. Mentang-mentang keponakan yang lain nggak kelihatan miring." "Ayolah, nggak lama kamu kerja di restoran itu. Cuma sampai kamu berhasil menyelidiki kejanggalan saja. Tante benar-benar nggak percaya dengan pembukuan keuntungan restoran di sana. Dan sayangnya, Tante nggak bisa menebak siapa yang bermain curang." "Kamu kerja di sana bukan hanya dapat imbalan. Hadiah berlimpah akan Tante berikan, Sayang." "Yang bener?" "Iya, bener. Yang tidak diberikan orangtua kamu, akan Tante kabulkan." "Oke aku terima. Syaratnya mudah, aku mau operasi sedot lemak dan kecantikan di Korea. Janji,Tante yang tanggung, yah?" *** Mei, 2017
All Rights Reserved
#45
menantu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • ALRIN
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Baby Lele (On Going)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Unplanned marriage
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • Sweet Home || HoonSuk
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines