PERSPECTIVE

PERSPECTIVE

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 11, 2018
"Rasa itu akan tetap selalu sama hingga kapanpun, namun aku tidak akan pernah menolak sebuah keputusan terbaikmu. Karena aku hanya ingin kau bahagia atas pilihanmu." -Justin Bieber "Aku tidak mengerti mengapa sekat tak berwujud ini semakin lama semakin menebal, aku benci harus mengakui bahwa kita tidak lagi sama. Aku merindukan kita yang dulu." -Camilla Carter Mereka sudah tidak lagi bersama namun tinggal di satu atap yang sama, hal apa yang mungkin terjadi? Kau bisa menemukan jawabannya sendiri. WARNING: This book contains sexual scenes and harassing words. Please to be a wise reader. No harsh comment! [cover by hellamer]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diam
  • MD : Just me | 🔚
  • hurt [j.b] //
  • Little secret? ( j.b )
  • Kita Yang Tersisa
  • AYO BALIKAN!
  • SIMALAKAMA💋

[C O M P L E T E D]. "kamu berubah," katanya, matanya memancarkan sinar sedih. ada sesuatu yang aneh baginya, melihat ku berdiri didepannya dengan senyum angkuh. aku ingin tertawa dihadapannya, "memang," "kamu bukan yang aku kenal dulu," suaranya lirih. namun aku masih tersenyum. bersiap untuk menyakitinya, seperti dia menyakiti aku. lalu sebelum aku benar-benar pergi menjauh, aku menoleh, "pernah dengar patah hati mengubah segalanya?" • • • mungkin, suatu hari nanti kita berdua akan bertemu lagi. menyapa dalam suara pelan, berbincang sedikit. menoleh mengintip masa lalu, dan menyadari, dalam diam menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines