Lampadaires

Lampadaires

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 15, 2019
Desau angin meniupkan sebuah nama. Gemercik air menyirat rasa. Sebuah kenangan meriuhkan fatamorgana. Inginku berhenti berpijak pada hitam yang bergeming. Merelakan segala hal yang tak dipunya.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#72
refleksidiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Langitnya
  • Halu Nyata( Completed )
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • FAKE NERD MAGIC (segera terbit)
  • My Annoying Boyfriend
  • ATMOSFER
  • Reuni Sang Mantan (COMPLETE)
  • stay strong [END]

Di balik senja yang menggemaskan, ada rasa yang tersirat. Rasa tidak karuan. Rasa yang belum tersampaikan. Dalam hidup ini pasti akan ada yang datang dan pergi. Akan ada yang datang membawa angan atau bahkan pergi meninggalkan sayatan. Dan dia, dia punya peran. Entah tinggal dalam harapan, atau hilang bersama kenangan. "Senja memang indah, tapi kamu, jauh lebih indah dari hanya sekedar senja. Dan aku amat menyukai senja, tapi kamu, lebih dari hanya sekedar aku sukai." - Aro. "Saat hujan terus-menerus turun, akan terjadi genangan air di tanah tempat kau berdiri. Atau saat aku melihat langit, mungkin leherku akan terasa nyeri. Apakah saat aku terus-menerus mencoba berjuang bersamamu, akan ada genangan cinta dan luka di hatiku?" - Tasya. Atas nama senja aku sampaikan. Untuk seseorang yang pernah memperjuangkan, dari seseorang yang diperjuangkan. Aku Senja, ruang teduhmu dari masa depan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines