Pregnant Before Married

Pregnant Before Married

  • WpView
    LECTURES 479,895
  • WpVote
    Votes 12,659
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., févr. 27, 2017
Menjadi ibu? yang benar saja. Umur Ghea kini baru menginjak 21 tahun, dan bahkan ia belum memiliki kekasih. Darimana ia mendapatkan janin tak berdosa ini didalam rahimnya? Peristiwa 'one night stand' yang ia alami cukup membuatnya sadar akan hal itu. Satu-satu nya yang bisa dilakukan Ghea adalah, mencari ayah dari bayi yang ia kandung. ©2016
Tous Droits Réservés
#78
ghea
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • We Are Destiny (NEW)
  • The Perfect Young Papa (SUDAH TERBIT)
  • My Suns
  • ✔ Pregnant with handsome school boy Bai Yueguang
  • Kiss Me Again [TayNew] M-Preg ✔
  • The Bad Girl's Baby (Pindah ke Dreame)
  • Antidotum (Cinta Manusia Biasa 2)
  • One More Taste

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu