Story cover for SALAHKU??? by nurulruminsyah
SALAHKU???
  • WpView
    LECTURAS 522
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 522
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado abr 23, 2016
Biarkan sebuah cerita mengalir bagai satuan fluida tanpa ruang.  

Biarkan ia temukan akhir bahagianya. 

Bagaimana tentang pengorbanan, perjuangan atau mungkin apa itu berjuang untuk berkorban.. 

Hanya cerita pendek tanpa makna yang terlalu berarti. 

Namun mungkin ada sedikit pelajaran yang bisa membekali. 

Namun benar tidak ada yang peduli. 

Tentang cerita menyedihkan tanpa arti.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SALAHKU??? a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#699salah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
C de IniAku-BukanKamu
27 partes Concluida
"Drama banget hidup gue. Bahkan sinetron azab pun tidak semenyedihkan ini, sial." Gadis itu menunduk, melihat ke bawah dengan tatapan kalut. Kemudian ia menatap ke atas langit, hujan, tak ada bintang. Hanya ada langit gelap yang sesekali menjadi begitu terang karena kilatan petir. "Mak, kenapa nggak ajak Clara sekalian, sih?" lirih gadis itu membiarkan air hujan menerpa wajahnya yang penuh luka lebam. Bahkan tetesan air di tangannya berubah menjadi kemerahan, bercampur dengan darah. Ia tak menangis, lebih tepatnya sudah lama ia tidak bisa menangis. Sebelum memutuskan keluar di tengah hujan lebat, ia menikmati kesendirian yang menyakitkan di emperan ruko tak jauh dari jembatan ini. Sendiri yang begitu sakit karena dadanya yang sesak dan tangannya yang tak berhenti mengeluarkan darah yang bersumber dari sayatan yang ia buat sendiri. Ia kembali menundukkan kepala. Memejamkan mata erat, membiarkan rasa sakit fisik dan mentalnya bersatu dengan gumuruh suara petir. Mungkin, ini terkahir kalinya ia menikmati rasa sakit itu. Karena ia memilih untuk, menyerah. "Lo gila?!" Gadis itu membuka kembali matanya, tangannya semakin terasa perih karena terbentur aspal jembatan. Tak lain karena dorongan pemuda yang saat ini menatap tajam ke arahnya. Ia mengerjap bingung. Mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi. "Lo mau bunuh diri, hah!?" Sentakan pemuda itu membuat dia sadar, ia gagal. Gagal untuk mengakhiri penderitaannya malam ini. Menyadari hal itu membuatnya tanpa sadar meneteskan air mata. Entah ia harus bersyukur atau justru menyalahkan pemuda yang saat ini berjongkok di hadapannya. Pemuda yang membuat percobaan bunuh dirinya malam ini gagal total. Jadi ia masih harus melanjutkan hidupnya yang menyedihkan ini?
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓ cover
Coretan Kata Tanpa Rasa cover
C cover
DEAR RAGA  cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
Narasi patah hati cover
Happy Ending cover

Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓

68 partes Concluida Contenido adulto

Raga hidup dalam dunia yang tak pernah benar-benar memahami dirinya. Ia tak peduli dengan bisikan atau tatapan penuh tuduhan. Yang ia tahu, hanya satu hal yang membuatnya bertahan-Abangnya. "Hidup Raga bukan untuk mereka, Bang. Raga cuma punya Abang." Bersama luka yang mengikat, ia berjalan di antara kenyataan dan bayang-bayang. Apakah ia yang terlalu pandai menyembunyikan sakitnya? Atau justru dunia yang memilih untuk tidak melihatnya? "Raga bukan orang gila." "Raga bukan pembunuh, Bang." Tapi apakah ada yang benar-benar percaya? ______________________ [BELUM REVISI!] #PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!! #Karya ini murni hasil pemikiran saya sendiri... #Bila ada kesamaan nama tokoh Dll itu murni ketidak sengajaan... #Masih banyak Typo mohon maaf By:El