Lieons
  • WpView
    Reads 5,597
  • WpVote
    Votes 645
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 15, 2016
Pernahkah kau merasa berbeda di antara yang lain? Ini yang aku alami. Membuka ruangan itu bukanlah suatu kebetulan, ini semua sudah direncanakan oleh seseorang yang mengacaukan hidupku. Aku sudah tahu--tidak, mungkin lebih tepatnya, aku sudah memiliki firasat, bahwa sebenarnya aku tak pantas tinggal di dunia ini. Pikiranku sudah menjelajahi berbagai fantasi gila yang melewati batas imajinasi manusia biasa. Berbagai kelebihan aneh juga menancap kuat di dalam tubuhku bagaikan akar pohon. Dan..., sebuah aura aneh ini yang mengekoriku sejak aku diluncurkan ke bumi ini. Awalnya kupikir semua ini hanyalah ilusi. Tapi, tidak. Ini bukanlah sekadar ilusi lagi, bahkan lebih parah dari delusi. Yaitu, kenyataan. Kenyataan akan keberadaan dimensi delusional ini..., dan gadis asing ini yang tiba-tiba mengaku sebagai saudara kembarku. Mereka membawa helaian api yang memindahkanku ke dunia fantasi dengan berbagai warna api indah dan tajam, mengejar seseorang yang memegang kendali penting atas hidup kami. Melalui kata-kata ini, hidupku telah berubah. Bagaikan api yang mengalir di aliran nadiku, sangat lembut, namun terasa membara.
All Rights Reserved
#5
dimensions
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • 3 Wishes: GOBLIN [✓]
  • A World Of Different Dimensions
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Destined for me 2
  • New World [REVISI]
  • Pretty's On The Inside [TAMAT]

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2023 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT

More details
WpActionLinkContent Guidelines