Rahasia Hati

Rahasia Hati

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 2, 2017
Tergelincir oleh alunan musik yang serasa menghangatkan jiwa, entah apa yang membuncah di relung hati ini tapi rasanya kian menyejukkan, membuat aku terlena oleh suara itu. Entah siapa yang sedang melantunkan suara semerdu ini. Tapi siapapun dia, dia telah berhasil mencuri perhatianku pada suaranya itu dan biarlah ini menjadi rahasiaku dengan sang Pencipta. Disaat tak bisa berucap dengan kata-kata, biarkan menjadi rahasia hati.
All Rights Reserved
#276
silence
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S E N A N D I K A ✔
  • My Husband (TAMAT)
  • Since I Found You (TAMAT)
  • KAIFA HALUKI??
  • Pacar Halal [SUDAH TERBIT]
  • Lelaki Misterius (TAMAT)
  • Is This Love? (TAMAT)
  • ngger adalah vandyku
  • Cinta dan Takdir Rania [End]

Bandung, 2 Mei 2020 Beri tahu aku bagaimana caranya. Cara untuk membuat hati membungkam saat aku mencoba untuk diam Cara untuk membuat hati mengerti saat aku mencoba sendiri Cara untuk membuat hati berhenti bergumuruh saat aku memilih tak acuh Coba beri tahu aku! Jelaskan! Apa yang kamu perbuat pada hatiku Hanya melihatmu saja dia (hati) meronta Meminta untuk mengungkapkan sebuah rasa yang aku pun tak bisa mengungkapkannya Tapi untungnya, diri ini masih sanggup untuk menahan gemuruhnya. Meskipun hati tak mengizinkannya untuk tetap mendekap disana. 🍃 Dentingan jam berbunyi nyaring mendominasi kamarku. Kulirik sekilas ternyata hampir dua jam aku duduk di kursi meja belajar. Jangan tanya apa yang sedang ku lakukan. Hal kecil, hanya menuliskan apa yang dirasakan dihati dan terlintas tanpa henti. Aku pun bingung dengan hati yang ku miliki, bagaimana tidak? Dengan lancang dia mencuri nama seseorang untuk disimpan disana. Bahkan karenanya, aku seperti orang bodoh. Namun, aku tak bisa menyalahkan hati. Karena, apa-apa yang telah aku rasa terjadi atas izin dari-Nya. Karenanya coba bertahan sebentar wahai hati, aku tidak bisa mengungkapkan apa yang kamu katakan dalam diri. Nanti akan ada masa dimana apa yang membelenggu akan tersampaikan tanpa adanya pemaksaan. Untuk saat ini biarlah semuanya tetap seperti ini, biarkan suara hati terus menjelujur dengan kehendak-Nya sendiri, biarkan do'a sebagai penyampai perasaan ini. . . . . . . . . Hallo selamat datang di cerita saya, semoga suka:) Ide cerita ini saya dapatkan dari teman-teman dan beberapa cerita yang pernah saya baca. Happy reading guys

More details
WpActionLinkContent Guidelines