Story cover for Last Minute  by Aurorachoi
Last Minute
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 23, 2016
Prolog


Ku akan lakukan apapun untukmu, dan aku akan luangkan waktuku untukmu. sebisa mungkin aku ingin selalu denganmu bersamamu, tapi apakah itu mungkin?

.
.
.

Seoul 2002

Siang yang terasa dingin, hanya ada hamparan salju memenuhi seluruh wilayah korea selatan, permukaan aspal yang hitam pun memutih, pohon pun sudah tak tampak hijau, matahari pun enggan menampakkan diri, mobil-mobil yang terpakir diluar rumah benar-benar tertutip salju, tanda-tanda kehidupan tak ada, tiada burung yang mencari makan ataupun tupai mencari kacang kenari mereka bersembunyi disarang dan berkumpul bersama keluarga mereka.

Berbeda dengan tiga bocah cilik yang berada ditaman kecil, hanya ada air mancur ukuran kecil yang sebagian airnya membeku, tempat duduk yang tertutup salju, mereka tengah asik bermain kejar-kejaran kadang mereka terjatuh dan tertawa benar-benar serasa dunia hanya milik mereka bertiga yang terdiri dari dua bocah laki-laki berumur 10 tahun dan perempuan 8 tahun.

Salah satu bocah itu sedang membuat sesuatu dan berkata "Hei... rasakan ini" dia melemparkan bola salju kecil kewajah bocah perempuan hingga sang empunya terpeleset salju karena kaget.
"Hei Jae hyun , apa ini terlihat lucu untukmu??" tanya bocah perempuan dengan marah melihat teman tertawa terbahak-bahak setelah melemparkan bola salju padanya.
"ehmm lucu, bukan lucu lagi tapi sangat sangaaaat lucu hahaha" 
dengan bibir yang maju beberapa senti bocah perempuan itu mengadu pada temannya yang lain "Jae Yoong oppa lihat lah si jelek itu menertawaiku"
"apa? aku jelek berarti secara tidak sadar kau juga mengatakan pada Jae Yoong jelek" Jaehyun menjulurkan lidahnya sebal.
"haha... sudah sudah, apakah kalian tidak lapar?" tanya Jae Yoong dengan muka polos "hei kenapa dipikiranmu hanya ada makan? badan kau juga tidak pernah bertambah besar" ucap Jaehyun sebal.

.
.
.

"Tuhan aku rindu mereka" sepasang mata menatap langit yang mulai menggelap karena tertutup awan.

.
.
.
TBC
All Rights Reserved
Sign up to add Last Minute to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ by evenrose95
39 parts Ongoing
‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.
Human Living (Slow update) by kecoaterbang__
22 parts Ongoing
## "Suruh bawain apa?" tanya Samuel. "BAAAWAAA DIAAA KEMBALIII!!!" Nyanyi Agam begitu lantang. ### "Han, nih ayam kalau gue sembelih boleh nggak?" tanya Jehan sambil menatap ayam kesayangan Farhan dengan penuh nafsu. "Otong lo gue potong dulu baru boleh sembelih tuh ayam!" gertak Farhan. ### "Kayak biasa mas?" ucap penjual bubur kacang ijo. "Iya, biasalah cuma jadi bahan pelampiasannya doang," balas Bima sambil meringis sedih. ### "Ya Tuhan kehidupan dewasa macam apa ini?!" keluh Lian ketika disuruh ngerjain tugas kantor yang nggak kelar-kelar. "Yang semangat, masih ada Mail sama Mei-mei yang belum nikah," saut Gibran dengan santainya sebagai seorang pengangguran terselubung. "Ada nggak sih portal masuk Isekai? Gue pengin jadi raja iblis dan menguasai dunia, punya anak 5, hidup sampai tua, dan mati dengan bahagia," ucap Lian yang sudah muak dengan laptop yang menjadi saksi bisu atas kerja kerasnya. "Yuk, ke psikolog, gue yang bayarin...." ___________________________________________________ Luangin waktu untuk merefresh pikiran itu salah satu cara bertahan hidup lho, jadi nggak pa-pa kok sesekali hidup dibuat santai:) Ditempat ini tersedia cowok-cowok ganteng dimana kalian bisa milih sambil merem pun nggak bakal rugi🌝🔥 Sekawanan bujang yang mencoba untuk bertahan hidup meski harus berhadapan dengan gempuran kehidupan dewasa yang sangat diluar prediksi BMKG bahkan dukun sekalipun tak mampu memprediksi adegan dewasa ini serta harus survive dengan keanekaragaman bentuk manusia yang super-super unik. Yang penting waras❌ Yang penting hidup ✅ Manusia (opsional) Pokoknya nggak ada tokoh utama, nggak ada konflik berat, yang ada cuma tingkah laku mereka yang mirip sama bocah paud. Tersedia 20 bujang, jadi tinggal pilih mau yang mana:) Cerita yang cocok buat kamu yang lagi butuh genre santai tapi dapet juga hikmah di setiap chapter nya:)
Sweet Home || HoonSuk by ren_ararws
12 parts Ongoing
"Mau main rumah-rumahan sama gue ga?" Hyunsuk pikir, pertanyaan segila itu cuma lelucon receh dari musuh bebuyutannya. Tapi ternyata, satu jawaban 'iya' bisa jadi tiket masuk ke dunia yang sama sekali ga pernah ia bayangkan - dunia milik Park Jihoon dan teman-teman. Sebagai ketua osis yang hidupnya lurus-lurus aja, Hyunsuk meerasa ga ada alasan untuk terus ketarik ke urusan anak geng motor kayak Jihoon. Tapi entah kenapa, takdir selalu nemuin cara buat nyeret mereka berdua ke situasi yang sama. Lagi. Dan lagi. Mereka seperti kutub yang saling bertolak belakang: satu teratur dan dijunjung, satunya lagi liar dan sulit dipahami. Tapi entah bagaimana, semesta selalu berhasil mempertemukan mereka dalam situasi yang tak bisa dihindari. Hyunsuk perlahan menyadari, di balik sikap sembrono dan wajah tengil Jihoon, ada sisi lain yang tak pernah ia sangka. Ada luka, rahasia, dan sebuah dunia yang perlahan membuka dirinya - membuat Hyunsuk sadar, apa arti rumah yang sebenarnya. "Oh Jihoon si ketua Díamonds? Geng motor yang sukanya cosplay jadi keluarga cemara itu? Pfftt kek banci!" "Kak Hyunsuk baik banget, jadi mama aku aja ya?" "Mama? Ogah! Selera gue kan bukan om-om udah punya anak istri, dikira pelakor kali ah" "Bukan! Bukan orang tua beneran, tapi mamah-mamah an, nanti yang jadi papa nya Papa Jihoon" "HAH?!" "I hate you, but then i love you" "Kalo lo mau jadi pacar gue, lo juga harus terima semua anak-anak gue" "Are you flirting or starting a fight?" "Yes! Mama baru has been detected~" - All pict cr: Pinterest !!-Irregular updates-!!
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  by hanun729
52 parts Complete
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
One More Chance by SereinLaco02
22 parts Ongoing
"kenapa kalian menatapku seperti itu?" "seperti itu bagaimana?" tanya Heeseung dengan sebelah alis terangkat keatas. raut wajahnya memang terlihat tenang, namun siapa sangka sebuah senyum miring tercetak samar dibelah bibirnya. "jadi.. Hyung menyukai pelukanku?" tanya Jungwon yang kembali melangkah maju mendekati Jake yang sudah tersudut didinding. "a-apa? a-aku kan hanya-" "menyukai tatapanku?" potong Jay yang tentu saja membuat Jake menelan salivanya susah payah. "i-itu aku hanya mengatakan secara acak! iya acak, kalian kenapa sih?!" seru Jake cepat, bahkan nada suaranya terdengar melengking diakhir. "Hyung menyukai saat kami memanjakanmu bukan." ujar Niki, yang seketika membuat detak jantung Jake semakin menggila. "dan cemburu saat kami dekat dengan grup lain." tambah Sunoo. Jake mengangguk tanpa sadar, namun beberapa detik setelahnya menggeleng kuat. Sunghoon yang sejak tadi diam melangkah lebih dekat, lantas mengangkat dagu Jake hingga kepalanya terangkat guna menatap wajahnya. "kau menyukai kami?"" Jake menyingkirkan tangan Sunghoon dari dagunya lantas mendengus sebal. "tentu saja aku menyukai kalian! kalian kan kel-" "ok.. jawabanmu kami terima dan kedepannya kau hanya perlu diam dan menikmati." potong Sunghoon diakhiri dengan kecupan singkat dibibir Jake. yang mana perlakukan tersebut membuat nafas Jake terhenti sesaat dengan fikiran kosong. terlebih saat Heeseung, Jay, Jungwon, Sunoo dan Niki ikut andil mengecup bibir ranumnya secara bergantian. "BIBIRKU?!!!!" teriak Jake saat sadar dari keterkejutannya.
Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat  by secrreyy
29 parts Ongoing
Prolog Hidup tak selalu memberi pilihan. Kadang, jalan yang kita pilih bukanlah yang kita inginkan, tetapi itu adalah satu-satunya jalan yang tersisa. Seperti halnya Jennie, seorang wanita muda yang terjebak dalam keputusasaan. Hatinya hancur ketika ia tahu bahwa masa depan yang ia impikan bersama lelaki yang ia cintai, Taehyung, kini harus pupus begitu saja. Keputusan Taehyung untuk meninggalkannya saat ia paling membutuhkannya, meninggalkan luka yang tak pernah bisa sembuh. Namun, hidup tidak berhenti di sana. Jennie, meski patah hati, tidak menyerah. Ia melahirkan seorang anak lelaki yang ia beri nama Yeonjun, sebuah nama yang menjadi tanda cinta dan pengorbanannya. Tanpa ayah, tanpa dukungan, hanya ada mereka berdua di dunia ini. Setiap tetes air mata Jennie adalah janji untuk memberikan yang terbaik bagi Yeonjun, meski jalan yang mereka tempuh sangat sulit. Yeonjun, sang buah hati yang sejak lahir hanya mengenal kasih sayang ibunya. Ia tumbuh menjadi anak yang kuat meski hidup di tengah kemiskinan. Tidak pernah sekali pun ia mengeluh tentang kekurangan yang mereka hadapi. Bahkan, sering kali ia tersenyum untuk menenangkan hati ibunya yang lelah, padahal hatinya sendiri sedang terluka, ingin memiliki seorang ayah. Namun, seperti takdir yang tak bisa ditolak, empat tahun berlalu. Jennie dan Yeonjun kini tinggal di dunia yang lebih keras dari sebelumnya. dan meskipun begitu, Yeonjun terus berjuang untuk menyenangkan hati ibunya yang selalu ia cintai lebih dari apapun. suatu ketika Taehyung kembali, tapi bukan untuk memeluk mereka, melainkan untuk melihat betapa kerasnya hidup yang harus dijalani Jennie dan Yeonjun. Betapa kesalahan dan penyesalan membelenggunya, namun semuanya terlambat. Apakah Jennie akan memaafkannya? Apakah Yeonjun akan menerima kenyataan bahwa ayahnya tidak pernah hadir untuknya?
My Little Girl by VanAulyyaw
45 parts Complete
𝐒𝐮𝐣𝐢 𝐋𝐢𝐮𝐱𝐞 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐢𝐫𝐚, hanya seorang remaja sederhana dengan lesung pipi. Tungguー jika didefinisikan sederhana tentu saja tidak. Gadis itu adalah anak dari kalangan terpandang. Juga tentang segala isi kepalanya yang tak mudah orang lain tebak. Di usia yang masih terbilang remaja, ia pernah merasakan diasingkan oleh kedua orang tuanya ke negara dengan julukan matahari terbit selama 3 tahun karena suatu hal. Hingga tiba saatnya Suji kembali, gadis itu tidak menyangka jika takdir mempertemukannya dengan seorang 𝐉𝐮𝐧𝐠 𝐘𝐨𝐨𝐧𝐣𝐮𝐧, tangan kanan Appanya yang berusia 31 tahun. Pertemuan singkat mereka mampu menumbuhkan cinta yang dalam bagi keduanya. Sedikit demi sedikit masalah mulai menerpa hubungan mereka. Dan disaat rasa cinta mereka telah begitu dalam, kembalinya sosok 3 tahun lalu yang menjadi penyebab Suji diasingkan datang kembali, hingga membuat hubungan mereka harus merasakan terjangan ombak besar. - "Ahjussi!!" "Ahjussi jangan khawatir, Suji baik-baik saja." "Kalau Suji ga selamat, itu tandanya Tuhan lebih sayang Suji, Ahjussi." "Nonaー maksud saya Suji." "Jangan sedih, sekarang kan ada Ahjussi." "Suji-yaa~ maafkan Ahjussi, hiks! Arrghh!!" "Hiks~ Suji, kapan kamu kembali?" - Akankah mereka bisa melewati badai yang terus menerjang hubungan mereka? Atau seperti kata pepatah: 'Cinta itu butuh pengorbanan'. Pecinta sejati harus siap dengan segala pengorbanannya, bahkan menghadapi kemungkinan terburuk bila tak lagi berada di sisinya. Bukankah itu ending yang indah? Disaat salah satu dari mereka harus berkorban atas nama cinta? Be wise in reading🧸
You may also like
Slide 1 of 7
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ cover
Human Living (Slow update) cover
Sweet Home || HoonSuk cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover
One More Chance cover
Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat  cover
My Little Girl cover

𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️

39 parts Ongoing

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.