Meet the Poseidon

Meet the Poseidon

  • WpView
    LECTURAS 986
  • WpVote
    Votos 131
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 24, 2016
Ini hanyalah sebuah cerita membosankan yang mengisahkan seorang lelaki yang merasa cukup bosan akan rutinitasnya. Hingga suatu ketika ia berencana untuk pergi berlibur, namun itu hanya membawanya pada sebuah malapetaka. Pesawat yang ia tumpangi mengalami kecelakaan di tengah luasnya Samudra Pasifik, beruntung ia selamat namun naas juga ia selamat. Berhadapan dengan sebuah ramalan yang telah ditentukan, ia hanya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Terjebak dalam pulau terpencil yang sangat terisolasi dari dunia luar, bagaimana ia akan keluar? Lelaki itu harus bertahan dari ganasnya kondisi pulau serta dari kejaran suku pedalaman yang sungguh kacau. Tanpa sengaja ia membangunkan Sang Malapetaka yang tertidur ribuan tahun, mitologi yang takkan pernah kau dengar di mana pun. Mau tak mau, ia harus membangkitkan Sang Penyelamat untuk menidurkan Sang Malapetaka. Biarkan mereka bertarung dalam kengerian malam. Hinga esok pagi kita dapat melihat cerahnya sinar. Ada banyak kengerian yang akan kau rasakan. Hantui setiap detik mimpi yang kau agungkan.
Todos los derechos reservados
#127
legend
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • in ROOM
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • MYSTERY ISLAND
  • Diamas : The Clandestine of Millgrien
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Haisha Tensei: The Journey Begins
  • Lazarus Chest
  • Legend of the Sun and Moon
  • Project : NOIR
  • Pada Suatu Hari Aku Bermimpi (KumCer)
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido