Story cover for Mendulang Kata di Batas Senja by sandi-kala
Mendulang Kata di Batas Senja
  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 24, 2016
Kumpulan puisi iseng nan coba-coba yang berisi muntahan emosi, kadang juga buah pikiran dengan embel-embel nama rasionalitas, serta segudang absurditas polah tingkah lingkungan masyaraqat seqitar.

CAUTION(!):
Jangan berharap yang muluk-muluk di sini, karena (kemungkinan besar) isinya jauh dari ekspektasi Anda. Sebab yah, si penulis cuma manusia tanggung yang canggung dan sok bisa nulis puisi.
All Rights Reserved
Sign up to add Mendulang Kata di Batas Senja to your library and receive updates
or
#5gerakanliterasi
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Pagi cover
Sajak Sang Pemimpi cover
Hari Hari Cakrawala cover
Mutasir Kritis (PROSES) cover
Goresan Pena cover
E N I G M A cover
KLASIK √ cover
Autumn Farewell [Sudah Dibukukan] cover
Asmaraloka yang Bertahta cover
Aksara Tak Bertuan  cover

Pagi

100 parts Complete

Selamat pagi, hasrat duniawi! ____________________________________________ ©2019-2023, Bubun G. Wilde