Senja
  • WpView
    LECTURAS 350,408
  • WpVote
    Votos 17,680
  • WpPart
    Partes 42
WpMetadataReadConcluida vie, jul 29, 2016
Pertama kali aku bertemu dengannya ketika hari pertama masuk SMA. Sejak saat itu, kami langsung berkenalan dan menjadi teman dekat. Wajahnya sangat manis, mungkin karena potongan rambut pendek di atas bahunya. Tawa khasnya yang memperlihatkan gigi gingsulnya sungguh lucu sekali. Tatapan sayu matanya sangat meneduhkanku. Berbagai hal kami lewati selama masa sekolah, suka maupun duka. Sampai saat kami hampir lulus, suatu kejadian yang tidak pernah kuduga terjadi. Aku terpaksa meninggalkannya karena hal itu. Dua tahun jauh darinya membuatku menyadari bahwa aku mempunyai perasaan yang sama dengannya. Kuputuskan kembali ke negara asalku untuk bertemu dengannya dan memperbaiki hubungan kami. Mungkin... ini adalah kebersamaan kami yang terakhir. Jadi kumohon, dengarkanlah kisah tentang kami ini.
Todos los derechos reservados
#98
venal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Soal Rasa
  • why ?? (completed)
  • Don't Go Away
  • CINTA TAK BIASA
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Not Just A Friend
  • Love Is A Choice (END)
  • My Icy Girl (COMPLETED)
  • Between Us || gxg (End)
  • Love in Difference
Soal Rasa

Perjuangan yang begitu besar pada seseorang, membuatku menjadi buta akan cinta yang ku berikan padanya. Aku Jezynda Elvira Vicenza, mari ikuti kisah ku bersama dengan Neva Yunezza. *** "Ini semua karena kamu Revi, seandainya kamu tidak menyuruhku untuk mengikuti rencana kotor mu itu. Mungkin aku tidak akan menyakitinya" "Hahahaha, Nev. Kita sama-sama menikmati itu, aku mendapatkan uang terus menerus dari kamu. Lalu kamu dipenuhi semua kebutuhan olehnya. Ayah kamu bahkan memiliki pekerjaan lagi sayang. Dan kamu bisa kembali berkuliah" "Jadi kalian merencanakan ini?" Aku mengalihkan pandanganku pada orang itu, bagaimana dia bisa di sini. Kulihat kiri dan kanan, aku tersadar bahwa aku berada di depan kantornya. "Jel, aku bisa jelaskan" "Cukup. Aku tidak mendengar apapun dari kamu dan dia. Mulai detik ini tolong jangan muncul di hadapan ku" "Jel, ini tidak... "Aku bilang cukup, sudah cukup Neva. Aku menyesal mengenalmu, aku menyesal menganggap mu temanku. Bahkan aku menyesal telah memberikan hatiku padamu, serta menyesal mencintai wanita seperti dirimu. Aku benci kamu dan semua tentangmu. Pergi dari hidupku bersama pacarmu ini dan jangan pernah kembali" Mendengar perkataan Jelza, membuat hatiku semakin teriris. Aku belum siap menerima kenyataan ini. Apa ini karma karena selama ini aku menyakitinya? *** Apakah Jelza akan membalas dendam pada Neva? Atau rasa bencinya akan tertutup oleh rasa cintanya pada Nev? *** *Cerita ini khusus buat gxg Kalau yang homophobic boleh diskip saja. terimakasih

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido