We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I (Li)ke to lo(ve) you

I (Li)ke to lo(ve) you

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 30, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta memang tak semudah yang dibayangkan, juga tak sesulit yang dibicarakan. Cinta bisa indah, juga bisa menyedihkan. Kita memang tak bisa memilih cinta, karena cinta-lah yang memilih kita. Tentang pertemuan? Kita tak bisa menentukan. Apalagi tentang end-ing. Pertemuan tidak akan bisa menentukan end-ing. Banyak pertemuan indah yang end-ing nya pun indah. Namun, tak sedikit pula pertemuan indah yang di akhiri dengan end-ing yang tak diharapkan. Menyakitkan. Cinta memang tak harus memiliki, tapi apakah sanggup jika tidak memiliki?
All Rights Reserved
#20
lies
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Between Us (ON GOING)
  • REVANO UNTUK REVA
  • You Are Different In My Eyes
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • I'm okay (END)
  • Distance
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • PERJALANAN CINTA (PC)

Dia tidak pernah membayangkan akan terjebak di persimpangan seperti ini-terombang-ambing antara dua hati yang begitu berarti dalam hidupnya. Di satu sisi, ada sahabatnya, seorang yang telah bersamanya sejak kecil. Seseorang yang begitu mengenalnya, yang tahu segala kelemahan dan kekuatannya, mereka seperti dua jiwa yang tak terpisahkan. Namun, di sisi lainnya, ada dia-pria yang diam-diam telah mencuri hatinya. Tanpa sadar, dia telah menjadi pusat dari setiap angan dan lamunan yang selama ini ia pendam dalam diam. Seharusnya, persahabatan dan cinta tak perlu menjadi pilihan. Seharusnya, ia bisa memiliki keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Namun kenyataan tidak sesederhana itu. Kini, ia dihadapkan pada fakta pahit bahwa sahabatnya, orang yang selalu ada untuknya, juga menyimpan rasa yang sama-cinta yang tumbuh tanpa mereka sadari, dan kini mengguncang keduanya. Hatinya berperang dalam sunyi. Haruskah ia mengalah, mengubur cintanya dalam-dalam demi menjaga persahabatan yang telah bertahun-tahun terjalin? Atau, apakah ini saatnya ia memilih untuk menjadi egois, memperjuangkan cinta yang kini memanggil namanya, meski resikonya adalah kehilangan seseorang yang selalu ada di setiap langkahnya? Ini adalah kisah tentang pilihan yang berat, tentang kehilangan yang tak terhindarkan, dan tentang keberanian untuk menghadapi perasaan yang selama ini ia simpan rapat-rapat. Siapa yang akan ia pilih? Dan apakah ada pilihan yang tidak akan meninggalkan luka bagi mereka semua? "Between love and friendship, there's pain, hope, and unspoken feelings" ~ Everything Between Us ~

More details
WpActionLinkContent Guidelines