Tajanabulzina

Tajanabulzina

  • WpView
    LECTURAS 19,430
  • WpVote
    Votos 667
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadConcluida mar, jul 18, 2017
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Habibatunnisa Khairiyah Seorang mahasiswi alim dan cantik dengan kerudung terjuntai sampai ke pergelangan tangannya dengan baju longgar lengan panjang dan rok semata kaki yang selalu menutupi tubuhnya saat keluar rumah. Seorang yatim dengan ibu yang baik hati. Mempunyai keluarga yang cukup berada nan bahagia walau tanpa adanya ayah. Khair. Itulah nama sapaanya Tsani Faradzaq Tsani,itulah nama panggilannya . Mahasiswa trouble maker dikampusnya . Satu kampus dengan khair. Tapi walu nakal begitu ia pintar dan tampan. Tak sedikit penggemarnya. Tapi dibalik sikap nakalnya ia mempunyai sebongkah masa lalu yang tak bisa diingatnya-ya,dia amnesia. Si wanita terkerung dalam masa lalu dan tak bisa melupakan janjinya dengan sahabat kecilnya Sedangkan si pria selalu berusaha mengumpulkan potongan potongan masa lalunya yang ia kumpulkan lewat mimpinya di hampir setiap malam.
Todos los derechos reservados
#531
amnesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kamu [SELESAI]✔
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • DUNIAKU YANG HILANG
  • Jodohku Bukan Perjaka
  • Gus FARREL [TAHAP REVISI]
  • CAHAYA DARI ALYSSA [Sudah Terbit]
  • Tentang Dia (Sudah TERBIT)
  • Imam Untuk Aisyah
  • Journey Of My Life

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido