JUST ONE BELIEVE (complete)

JUST ONE BELIEVE (complete)

  • WpView
    Reads 208,044
  • WpVote
    Votes 10,241
  • WpPart
    Parts 73
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 2, 2020
Hampir setahun lebih Annora terkungkung dengan masa lalu dan mimpi buruk. Dan karena rasa frustasi untuk berusaha lepas dari dilema itu, akhirnya ia memilih untuk pergi menjauh dan hidup seorang diri. Belajar dan bekerja dilakoninya sekaligus. Ia berusaha untuk mandiri. Menambah uang saku juga biaya kuliahnya. Tak ada yang istimewa bagi Annora, kehidupan sehari-harinya selalu biasa-biasa saja, sampai suatu ketika, ia bertemu dengan Reyno. Pria yang membuat Annora merasa semuanya seketika saja berubah. Hari-harinya, bahkan perasaan hatinya. Akankah Annora dapat menerima Reyno, dan mampukah pria itu membuatnya melupakan masa lalu dan mimpi buruknya? Kisah mereka pun dimulai. Hanya satu percaya, Just One Believe Please dont copy my work, and enjoy reading. :) luv, myatiff
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Lagu dan Buku
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • The Boat of Blossoms
  • Indah pada waktunya☆
  • Not Antagonist (END)
  • My Beloved Revenge [END]
  • Rindro (SELESAI)

Rhea selalu percaya bahwa setiap lagu memiliki cerita, dan setiap buku menyimpan dunia. Dua hal yang selalu menemani hari-harinya, satu lewat lirik dan melodi, satu lagi melalui kata-kata yang membawanya melintasi imajinasi. Namun, ada satu hal yang selalu mengusik pikirannya-sebuah kisah yang belum tuntas, sebuah luka yang tak kunjung sembuh. Seseorang dari masa lalunya telah pergi tanpa jejak, meninggalkan Rhea dengan bekas yang tak bisa hilang. Setiap malam, Rhea menutup matanya dan membiarkan lagu-lagu lama menyelimuti pikirannya, berharap bisa melupakan siapa pun yang pernah mengisi ruang hatinya. Tapi, setiap nada justru mengingatkan pada kenangan yang telah lama terkubur. Buku-buku yang ia baca pun tak bisa mengusir bayang-bayang itu, malah seolah memberi ruang bagi masa lalu untuk kembali menghantuinya. "Antara Lagu dan Buku" adalah perjalanan tentang penerimaan diri, tentang bagaimana kita sering terjebak dalam kenangan masa lalu, dan tentang bagaimana kehidupan sesungguhnya dimulai ketika kita melepaskan diri dari bayang-bayang yang menahan kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines