YUGEN
  • WpView
    Reads 544
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 2, 2017
" Kalian itu seperti bingkisan kecil pemberian Tuhan untukku, diakhir tahun untuk masa masa SMA yang membosankan. " Faza Altha Hidup itu penuh kejutan, seperti halnya Tuhan mengejutkan Faza dalam skenario hidup pada tahun terakhirnya di SMA. Faza terbiasa hidup aman, nyaman, dan tentram. Faza merencanakan semua hal untuk masa depannya, Faza berusaha mencapai apa yang telah dia targetkan. Isi targetnya itu adalah untuk orang lain bukan untuk dirinya sendiri. Faza selalu peduli terhadap lingkungan sekitarnya, karena kepeduliannya itulah mengatarkan Faza pada beberapa sosok yang bertolak belakang dengan dia. Ini tentang perdebatan dimana si anak nakal mengemukan pendapatnya tentang sekolah, sementara si kutu buku menimpalinya dengan apa yang telah dia kuasai. Ini tentang si pemalas yang malas di rodikan, sementara si rajin menganggap itu bukan rodi. Ini tentang si pencari pengalaman yang dengan santainya menjalani hidup dan si pencari ilmu yang selalu khawatir bagaimana kehidupan kelaknya akan berlangsung sehingga dia mempersiapkan masa depannya dengan matang. Mereka bertolak belakang tapi mereka bersahabat. Siapakah yang paling benar? Kutu buku apa anak nakal? Pemalas apa Si rajin ? But suddenly Calvin said that "Tidak ada yang benar, karena semua orang memiliki pendapatnya masing masing." Tapi lihat saja bagaimana kisah ini akan berakhir. Dariku Faza, untuk kalian. Terimakasih.
All Rights Reserved
#182
pemalas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATAMORGANA [ END ]
  • KEYSA
  • Hi, Pak Dosen!
  • Dosen Killer | END✔
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • Lean On Me (Bersandarlah Padaku )
  • See You After Midnight [END]
  • Together with The Sundown
  • DOSENKU HOT SUGAR DADDY

"Kehidupan ini tak habis-habisnya penuh dengan berjuta-juta Fatamorgana belaka." Bahagia, adalah sebuah kata yang mustahil bagi Harsa Parabawa. Ia adalah siswa sekolah menengah atas akhir yang hidupnya penuh dengan halusinasi belaka. Harsa memiliki segalanya, kecerdasan, uang, populeritas. Namun, ia tidak memiliki makna dan kenyataan dalam kata "Keluarga" ia punya, namun bisa juga di bilang tak punya, karena keberadaannya yang transparan di mata sang Ayah. Harsa telah kehilangan Ibunya sejak ia lahir, itu yang membuat Harsa di benci dan di anggap tidak ada oleh sang Ayah, karena Harsa lahir cinta pertama sang Ayah pun hilang di makan keabadian. Ayahnya sangat mencintai Ibu Harsa maka daripada itu kebencian pun tersirna di dalam hati sang Ayah ini. Yang awalnya seharusnya Harsa besar tanpa seorang Ibu dan kini ia besar tanpa Ibu dan Ayah. Kehidupan dan cara pandangannya pun berubah saat ia lebih akrab dengan teman sekelasnya, Nestala Anasera. Mereka terus-terusan satu kelas tiga tahun ini, dan Nestala hanya menganggap Harsa sebagai rivalnya. Namun itu semua berubah saat secara tiba-tiba keduanya secara tak sengaja mengetahui kehidupan pribadi masing-masing. Dan, bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines