AUDACITY
  • WpView
    Прочтений 866
  • WpVote
    Голосов 73
  • WpPart
    Частей 13
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, мая 22, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Aku bahagia melihatnya bahagia walau hanya melihat dari tempatku berdiri tanpa ingin tahu apa yang membuatnya bahagia. Aku bahagia melihatnya menebarkan senyuman yang selalu dan akan selalu membuat hatiku melompat kegirangan. Tapi aku juga punya hati. Aku sedih melihatnya yang bahagia tanpa aku ikut berperan dalam kehidupannya. Aku sedih melihat ia menebarkan senyuman tanpa pernah menyadari keberadaan ku yang mencintainya. Cinta. Kusebut ini cinta? Pribahasa 'Cinta tak harus memiliki' adalah BOHONG. Aku ingin memiliki senyumnya. Aku ingin memiliki hatinya. Aku ingin memiliki cintanya. Dan terakhir aku ingin memilikinya. Tapi aku tak bisa. Karena aku tak punya KEBERANIAN untuk mengatakannya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Naomi Magdalena : Gak pernah sedikit pun di benak gue terlintas untuk melupakan dia. Nathanuel Moshe : Perjuangan selalu membuahkan hasil. Walaupun itu gak terjadi di dalam hidup gue. Kevin Christian : Sampai kapan dia selalu jadi bayang-bayang.
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Friend's Zone's
  • Dear Atheism, I am (A) Christian
  • Rasi Cinta Prisma 6 [Novelet]-END
  • ♪ SKYE ♪ [END]
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • YOU
  • Sahabat Sejati [COMPLETED]

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту