We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mommy Hamino

Mommy Hamino

  • WpView
    Reads 2,231
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 13, 2018
WpInfo
Fanfic
Naruto
"Hhuuhh...Menyebalkan sekali!!. Kenapa mereka kekanakan sekali!"gerutu Sakura sambil berjalan. Bagaimana ia tak menggerutu setelah dilempar telur dengan air disaat ia akan pulang dari tempat ia training. Ia tidak bisa melawan karena ia anak baru. Ini bukan pertama kalinya ia di berlakukan kurang baik oleh karyawan di tempat ia training. Sakura tahu apa sebabnya dan itu bukan kehendaknya, melainkan karena kedekatannya dengan anak bos dudanya yang masih balita 2 tahun. Ia baru training satu bulan yang lalu, karena ia baru lulus SMA. Sakura merupakan anak panti asuhan namun karena ia merasa sudah waktunya mandiri ia mulai bekerja dan tinggal di kost sendiri. "Mama Sakulaaa...!!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Long live in Another Life
  • Sakura And Revenger[End]
  • Move On?
  • My True Love
  • NUTELLA
  • RAUSIKA (END)
  • Takdir Cinta
  • Princess Hours
  • Reincarnated as the Great Sage's Wife | Indra x Sakura
  • So Long!

Seharusnya, Sakura dan Itaru menghabiskan akhir pekan dengan berjalan-jalan ke bioskop, makan enak di restoran mahal, dan bermain game seharian di timezone. Namun semua itu musnah, karena si kakek tua bau Madara, mengajak mereka membersihkan gudang bau seperti kandang babi yang berisi banyak artefak berdebu, menyebalkan!! Sakura menatap nanar nominal yang baru saja dikirimkan oleh suaminya Sasuke dan Orang Tuanya Itaru, Seharusnya uang itu di pakai foya-foya. "Aunty, lebih baik kita kabur." Bisik Itaru. Sakura mengganggukan kepalanya semangat. "Kalo kalian kabur, kakek botakin kepala kalian saat ini juga!" Suara tegas kakek Madara di ujung sana membuat Sakura dan Itaru mundur lagi. . . . Itaru seharusnya tidak membuka sebuah kotak kayu coklat berlambang Uchiha yang di ukir itu. "Huaaa Aunty!!!" "ITARUUU!!!" . . . . "Nii-saannn?!!!!" Sakura berlari kearah pemuda berambut merah yang menatap tajam dirinya. "Kau akan menjemput ajalmu, gadis kecil." . . "Aunty Inooo! Aku tidak mau dengan orang-orang aneh seperti mereka!!" "Siapa kau?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines