BACKSTREET !!!

BACKSTREET !!!

  • WpView
    Reads 17,465,835
  • WpVote
    Votes 751,210
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
by inggitindari Urutan #16 "Teen Fiction" 25 Desember 2016 Natasha Dea Ika Trilova. Siapa di sekolah ini yang tidak mengenal nama itu? Cantik, menawan. Namun, di balik pesonanya, nama Tasha selalu identik dengan keonaran. Ia dikenal manja, cerewet dan keras kepala. Tak ada satu pun murid yang pernah membayangkan bahwa seorang Natasha sejatinya sudah terikat dalam sebuah ikatan tunangan. Demi menjaga ketenangan, Tasha memilih menyembunyikan rapat-rapat rahasia besar itu dari mata dunia. Lagipula, jika publik tahu, mereka pasti akan geleng-geleng kepala. Sikap dan kepribadian mereka bak dua kutub yang bertolak belakang seperti bumi dan langit. Namun, di balik kontrasnya dunia mereka, ada kehangatan yang tak tersentuh orang lain. Dua hati yang saling melengkapi, saling mencintai tanpa syarat, dan hanya saling menyapa dengan bisikan panggil kasih yang paling tulus: "Chacha dan Iio." ------------------------------------- Perhatian cerita ini murni hasil karya saya sendiri. Jadi, diharapkan tidak ada yang mengcopas cerita ini. Sekian, terima kasih. --------------------------------------
All Rights Reserved
#308
fiance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reynand & Joya | END
  • GALANG [SELESAI]
  • Fake Nerd
  • JANUARGHA
  • My Boyfriend is a CULUN [COMPLETED]√
  • DAYANA
  • My Possessive Bad Boy (SUDAH TERBIT)
  • ALKASA✔
  • Alena

Follow sebelum baca yuk, untuk mengikuti ceritanya. #645 dalam TEEN FICTION-11/3/2018 #961 dalam TEEN FICTION-9/2/2018 "Kuda poni! Dasar jelek, sinting, kutu kupret, tai lo. Maju sini, gue telen lo hidup-hidup!" teriak Joya mengerahkan semua kekesalannya. Ia bersumpah serapah tanpa berpikir mengampuni orang yang sudah membuat hidupnya sengsara. "Nggak usah teriak-teriak, gue di sini." Suara orang tersebut berada di atas pohon dekat parkiran. Reflek, kedua gadis itu menengadah, menatap pemuda nakal yang nangkring di atas sana. "Turun lo!" perintah Joya seraya berkacak pinggang. "Mau apa? Mau cium gue, ya? Idih nakal." Pemuda itu malah membuat Joya semakin kesal. Ocehannya selalu saja ampuh membuat hari-hari gadis itu semakin runyam. "Najis. Mati aja lo, pengecut!" Joya masih kesal, sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tidak terkontrol. "Kurang banyak sih, 'kan cuma kempes, nggak sampai penyok." Rutinitas nakalmu berujung terbiasa. Kalo pengen tau terutama Baca selengkapnya ya..... (Di larang mengutip atau menjiplak sebagian/keseluruhan cerita ini tanpa izin)

More details
WpActionLinkContent Guidelines