Ikrar [CANCELLED]

Ikrar [CANCELLED]

  • WpView
    Reads 1,258
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 21, 2016
Apa rasanya jika kamu, seorang cewek umur 20 tahun yang hanya berharap bisa lulus secepatnya tanpa membuat masalah apa pun, tiba-tiba diminta jadi pacar seorang artis yang sangat terkenal asal Korea Selatan--yang jelas-jelas nggak kamu pedulikan sebelumnya? Bingung? Nggak percaya? Tapi juga kesengsem sama tampang gantengnya? Kairina akan mengiyakan opsi itu. . . . Apa yang kalian rasakan kalau harus pacaran dengan orang yang super pendiam dan bisa dibilang hattermu? Keki? Sebel? Tapi penasaran sama isi di kepalanya? Joshua akan menganggukkan kepalanya kuat-kuat. . . . Gara-gara kesalahan yang dilakukan Joshua Young, artis super terkenal dari Korea Selatan, Kairina Resyakila yang sama sekali tidak pernah tertarik tentang dunia itu terlibat dalam perjanjian konyol selama lima bulan dengan cowok itu. Namun ketika hati yang terpaksa menjadi nyaman karena terbiasa dan jutaan kenyataan terkuak di antara mereka, akankah perasaan satu sama lain akan tetap sama? ========================================================= Rindu Segara © 2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shining Star
  • [COMPLETED] My Jenius Boyfriend
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • DIABOLIC ✓
  • [✓] Musuh Kampretku • YoonHun
  • Stay? [COMPLETED]
  • [END] Eternal Crystal
  • UNSPOKEN WORDS || SUGA X READER (END)
  • i'm (not) fanatic fangirl

Hidup yang pernah kupandang sebelah mata, kini menjadi lebih indah karena kehadiran orang - orang baik di sekelilingku. Kita hanya butuh mereka untuk meyakinkan bahwa Dunia baik - baik saja meski keadaan di luar sana berkata sebaliknya. Kemudian, pernah terluka tidak menjadikanku lantas mendendam pada hidup. Sebaliknya, aku akan mengejek masa lalu yang telah banyak memberiku airmata dengan tawa bahagia yang kini kuciptakan dan tercipta di sekelilingku. Dan berapa kalipun hidup menertawakanku yang terjatuh, aku tidak akan menangis dan berdiam diri untuk tertinggal dengan rasa penyesalan yang membuat dadaku sesak. Aku akan bangkit dan berlari, mengejar segala impian yang sudah kurawat sejak kecil dan membuat mimpi - mimpiku terwujud satu persatu. Dan hingga di titik ini, aku merasa menang dari ejekan penyesalan masa lalu yang masih belum berhasil menarikku mundur untuk mencaci mereka dengan energi yang kupunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines