Good Kisser

Good Kisser

  • WpView
    Reads 1,169
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 9, 2021
Pevita Anggita Prasya menyukai seorang yang lebih tua secara diam-diam sangatlah sulit. Ya, seorang lelaki mapan sahabat kakaknya adalah cintanya. Kepolosan dan tanpa pengalaman dalam memiliki kekasih membuat ia hanya bisa berharap. Sampai ia dipertemukan lagi dengan Diaz Dwi Syahreza. Pria yang memiliki julukan killer women. Karena ia ingin berpengalaman dalam berhubungan dengan seorang pria. Pevita menerima Diaz untuk membantunya melupakan perasaannya terhadap Ryan. Lelaki yang menjadi cinta pertamanya. Apakah usahanya berhasil? Tidak ada yang tahu. Karena semuanya masih berjalan dalam kisah ini.
All Rights Reserved
#46
deep
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • ANGGI MAHARANI
  • RAINBOW
  • THIS WAY
  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Love Will Find A Way
  • Unexpected Love
  • My Big Boss
  • Cassandra (SUDAH TERBIT)

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines