Dia Ayah
  • WpView
    LETTURE 23
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mag 1, 2016
Pak Halim menatap hangat wajah Bulan. Tanganya tergerak membelai kepala putrinya. Hatinya teriris mengingat kekecewaan sang putri terhadapnya. Pak Halim menangis sembari tetap membelai lembut kepala dan punggung sang putri. Siapa yang baru saja mengusap punggungku? Aku kenal sentuhan itu! Yang pasti itu bukan ibu! batin Bulan yang terjaga dialam bawah sadarnya. Bulan membuka mata dan menemukan sumber sentuhan hangat itu. "Dia Ayah," ujarnya haru.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Juan and Bulan (COMPLETED)
  • Menepilah Cinta
  • Bukan ZONK!
  • Pangeran Bumi Kesatria Bulan (Complete)
  • GARIS TAKDIR
  • HeartBeat
  • Memories in Moon
  • Bulan (END)
  • Aku & Kamu Kita

KARYA KEENAM🎉 SEQUEL DARI KANIA [PARA PLAGIAT MENJAUHLAH!!!] "bisakah aku mengobati relung hatimu?" Tanya Bulan "Maaf, tapi aku tidak membutuhkannya," balas Juan datar Bulan tersenyum miris kemudian menatap ke atas dan melihat bulan yang begitu indah di malam hari. "Jika kamu rindu lihat saja ke atas karena bulan akan menyampaikan rasa rindumu padaku" Highest rank: #8 (romancesad) #9 (unhappy) #33 (Juan)

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti