SALVATOR

SALVATOR

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 23, 2016
Aku kira kamu dekat. Tetapi kenyataannya tidak. Kamu jauh, sama sekali tak tergapai. Kau tau? Aku masih menunggumu, dengan sejuta asa, namun pada kenyataannya kamu hanya bayangan semu, sama sekali tidak nyata. Aku bisa kapan saja menunggu, namun, yang menjadi pertanyaannya, apa kamu akan datang?. Satu hal yang pasti. Bahwa kau adalah SALVATOR-ku. Akan selalu. -LukaBiru-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • wish your love
  • GENTAWA✓
  • Salah Siapa? [ END ]
  • Meski Saling Berdekatan
  • IF YOU
  • Quant (On Going)
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Mencoba Mencari Celah dalam Hatimu (MMCDH)
  • Kembali (SUDAH TERBIT)

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines