Derania

Derania

  • WpView
    Membaca 1,047
  • WpVote
    Vote 38
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Jum, Mei 6, 2016
Perceraian orang tuanya, membuat ia sangat sakit hati. Entah mengapa hal ini terjadi pada dirinya. Ditengah tengah masalah tersebut kondisi tubuh Dera sangat tidak stabil. Ia tidak mengetahui ia mengidap penyakit apa. Tetapi ia mengetahui bahwa rumah sakit ini bukan rumah sakit biasa. Tetapi rumah sakilt ini ialah rumah sakit 'kanker' Akan kah Derania bisa melewati semuanya dengan normal? Bisakah keadaan berubah menjadi seperti semula? "Gua cape No! Gua udah gak tau harus kayak gimana lagi ngehadepin hidup gua!"-Derania "Lo gak boleh nyerah gitu aja Der, Lo harus bertahan. Gua bakal selalu ada buat lo." -Reno
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#241
cancer
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • Tokoh Utama
  • Between Grief
  • Should be Remember
  • the Edge.
  • Langit Dara [End]
  • Evanescent [END]✓
  • My Jack
  • RAVEN [ ✔ ]
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan