How To Move On

How To Move On

  • WpView
    LẦN ĐỌC 37,666
  • WpVote
    Lượt bình chọn 2,299
  • WpPart
    Chương 25
WpMetadataReadHoàn thành Thứ 4, thg 12 13, 2017
"Hati kamu sama 'dia' itu sama. Sama-sama mencintai satu wanita. Bedanya, kamu masih abu-abu. Sementara 'dia' putih sempurna. Kamu punya dua pilihan, tinggalin aku dan kejar warna sempurna kamu, atau bertahan dan mengganti abu-abu itu dengan warna lain." Kata Riana. *BEBERAPA PART DIPRIVATE :) ** Cerita ini hanya cerita ringan, tidak perlu dibawa berat. Cukup berat badan saya yang tidak ringan. **Pertama nulis. Masih amatir. Maapkeun kalau amburegul.
Bảo Lưu Mọi Quyền
#2
pangrango
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Hallo, Kak Diandra?
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)
  • The Twins
  • Stres In Life
  • Arsyilazka
  • Dilema
  • EPIPHANY
  • KEPINCUT BRONDONG
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn