Regret
  • WpView
    Reads 1,043
  • WpVote
    Votes 364
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 5, 2016
Rita tak sengaja menubruk punggung seorang gadis karena sibuk membaca novel sambil berjalan. Bukannya mendapat sumpah serapah, Rita malah diberi senyuman manis olehnya. "Kau lucu ya? Kenapa kau tak membentakku seperti yang lainnya?" Rita kebingungan melihat sikap gadis itu padanya. Gadis itu mengendikkan bahu dan mengembungkan pipinya imut. "Entahlah, hanya saja aku tak pantas memarahi seseorang yang baru saja kutemui. itu tak sopan. Neo,Neo satsuki. Namamu?" Gadis itu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan pada Rita. "Rita. Rita masamune" Disini.. Di bangku taman yang dinaungi sebatang pohon sakura Kita dipertemukan Di taman yang tak begitu luas Yang diatasnya langsung terbentang langit luas Dimana kita bersama-sama menatap Disini.. Cerita ini berawal dan berakhir Atas cinta yang sulit kita gapai Karena saling menyangkal perasaan Dan pada akhirnya jarak itu semakin memisahkan kita.
All Rights Reserved
#190
eriscafebriani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heaven's Chosen Couple (Naruto x Sakura)
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • The Devil's Love
  • GRIZLEN {On Going}
  • The Fate Of My Life (END)
  • DeaSea
  • Reverie
  • HATI YANG TERKUNCI || SOL.4CE X RAIDERS || (S1 TAMAT)

Sejak kecil, aku tak punya siapa-siapa. Tidak tahu rasanya dipeluk ibu, atau ditepuk bahu oleh ayah. Tapi... ada satu hal yang selalu membuatku terus berjalan: cinta pertama-yang bahkan tak kusadari saat itu adalah dirimu. Dulu, aku sering melihat bayangan seorang anak perempuan kecil berlari di lorong akademi. Rambutnya merah muda, langkahnya cepat, dan aku selalu diam-diam tersenyum saat ia lewat. Waktu itu aku tak tahu siapa dia. Tapi setiap kali bayangan itu muncul, hatiku tenang. Bertahun-tahun berlalu. Kami tumbuh dalam kisah yang berbeda-kau mengejar seseorang yang bukan aku, dan aku mengejar pengakuan dari dunia. Sampai perang datang, dan hidup mengubah segalanya. Lalu, hari itu datang. Hari di mana namamu disandingkan dengan namaku-bukan dalam pertempuran, tapi dalam sebuah ikatan yang disebut pernikahan. Sebuah keputusan yang tak pernah kita rancang, tapi harus kita jalani. Kau yang dulu adalah cahaya di ujung lorong. Kini berdiri di dapur kecil, memasak untukku dengan tanganmu yang dulu menyembuhkan luka banyak orang. Tapi kau sendiri menyembunyikan luka yang lebih dalam dari siapa pun. Dan aku... hanya ingin bisa menjadi rumah untukmu. Ini bukan kisah cinta yang mudah. Kau kehilangan terlalu banyak, dan aku... hanya seseorang yang mencoba cukup. Tapi jika kau mengizinkan... aku ingin menjadi tempatmu pulang. ** Masashi Kishimoto © Naruto x Sakura

More details
WpActionLinkContent Guidelines