I MISS MY FAMILY

I MISS MY FAMILY

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 2, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Aku adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus merasakan getirnya keluarga yang berantakan. Sebagai anak dari keluarga utuh, tentu kalian tidak akan pernah bisa memahami bagaimana rasanya. Aku tak pernah mengeluh terlahir dalam keluarga broken home. Karena aku tahu, ibuku pun bahkan tak pernah menginginkannya. Andai mereka tahu, tak ada seorangpun yang ingin rumah tangganya berakhir perceraian. Tidak ada! Seorang anak tak pernah bisa, bahkan Tak pernah ada kesempatan sekalipun, untuk Bisa memilih di keluarga seperti apa ia akan dilahirkan. andai mereka mau memahami. Aku pikir aku akan bisa hidup normal seperti anak-anak normal pada umumnya, yang memiliki orang tua lengkap, di tengah keluarga harmonis. Ternyata aku salah. Aku terlahir tak seberuntung itu. Meski (mungkin) harapan selalu ada. Tapi bagaimana kalo aku bahkan telah begitu lelah untuk sekedar berharap?! Ada secuil rasa iri di tengah kesenangan menikmati cerita temen-temen tentang ayahnya yang begitu baik perhatian an protektif, ibunya yang selalu sabar dan penuh cinta buat ngadepin kenakalanny dia, ngedengerin setiap curhatannya, kekompakan dan keributan dg kakak ataupun adeknya. Aku iri. Tapi aku seneng. ada begitu banyak Hal-hal menyenangkan yang bisa aku nikmati di luar kenyataan hidupku. Meski hanya sepenggal cerita, tapi aku selalu menikmatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • ALVIN (On Going)
  • Yang Terlupakan
  • Catatan Seorang Anak Broken Home
  • Rumah untuk Hatiku [SELESAI]
  • apa itu rumah???
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • WHEN DESTINED (END)
  • M E M O R Y  (On Going)
  • AYAH, AKU ANAKMU (TERSEDIA DI SHOPEE)

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines