Dari Puan Untuk Tuan

Dari Puan Untuk Tuan

  • WpView
    Reads 1,180
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
Dariku (puan) untukmu (tuan). Akulah diammu, akulah senyummu Aku adalah kata penguak tabir rindumu, Sebab aku padamu. Ketika lidah kelu berucap, izinkan rangkaian kata ini beriringan di bola matamu Semoga barisan kata yang tak terdengar ini bisa terasa bahkan di nadimu Dari aku, puanmu tuan.
All Rights Reserved
#453
dream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • Surat si Perindu Langit [REVISI] ✓
  • Sasmita Nivriti
  • Oppa Ana uhibbuka fillah
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • sayangnya cila ke ciara
  • Seventeen
  • Munajat Terantah Terentah (End)
  • From Leiden

Ikhlas. Bisakah aku mengikhlaskan kau pergi, sedangkan di lubuk hatiku, namamu masih bersemayam di hati. Ikhlas. Apakah aku bisa mengikhlaskanmu? Sedangkan rindu ini hanya untukmu. Ikhlas. Apa itu ikhlas? Apakah benar aku sudah mengikhlaskan kepergianmu? Kisah ini kisah sederhana, kisah yang menceritakan perasaan seseorang, yang harus merelakan kepergian orang yang dia sayang. Kisah ini kisah sederhana, kisah kerinduan, akan seseorang yang di cinta terlalu dalam. Mungkinkah mereka akan bisa bersama kembali, atau terpisahkan untuk selama-lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines