Story cover for Dia mencintaiku ? by pastelgoldie
Dia mencintaiku ?
  • WpView
    Leituras 57
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 57
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em mai 04, 2016
Valentina adalah gadis yang sangat tomboy , karena ketomboy-an nya ia menjadi kasar kepada orang lain.

Sampai tak ada satu orang pun yang ingin berteman dengannya, tapi saat ia pindah ke kota baru , ia bertemu Justin .

Bagaimana jika Justin mencintainya sejak pertama kali melihatnya ?

Apakah ini cinta pada pandangan pertaman ?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Dia mencintaiku ? à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
He Wrote My Name Wrong cover
Bella cover
Ketua Kelas! (End) cover
love at first sight? cover
AZAM : Satu Langit Dua Doa  cover
Irreplaceable First Love cover
My Cold First Love cover
My Angel [EDITING] cover
If Only.. cover
Claire [COMPLETED] cover

He Wrote My Name Wrong

22 capítulos Em andamento

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.