Late And Sorry

Late And Sorry

  • WpView
    LECTURAS 86
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadConcluida lun, jun 6, 2016
Waktu itu aku sangat sayang sekali kepada seorang perempuan. Tapi, entah kenapa perasaan itu hilang semenjak kepergian dia. Dia meninggalkan aku dan berjanji akan kembali lagi. "Aku janji akan kembali lagi ke indonesia." Suatu hari dia datang untuk menepati janjinya kepadaku. Dia datang kembali kekehidupan ku. Dia memintaku untuk menjalin kembali ikatan kita seperti dulu. Menolak. Ya, aku menolaknya. Sebenarnya aku sudah lama berjuang untuk melupakannya. Melupakan kenangan lalu bersama dirinya. Kini aku sudah berpindah rasa sayangku kepada wanita lain. Keesokannya. Dia pergi meninggalkan diriku. Sebelum dia pergi dia mengucapkan "aku berjanji tidak akan menganggu kalian." Janjinya "Pilihlah wanita yang kamu cintai, sangat kamu cintai rez." "Semoga kamu bisa bahagia bersamanya." Itu adalah kalimat terakhir yang keluar dari mulut wanita tersebut. Hatiku berasa remuk bahkan berasa seperti ingin hancur. Aku telat membahagiakannya sebelum kepergiannya. Menyesal. Maafkan aku..
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Perfect Pilot
  • Transmigrasi si bar-bar
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • flashback~
  • masuk ke dunia CH?!{END}
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Bagaimana setelah kau memutuskan untuk pergi? Adakah yang kau rasa berbeda setelah hari-hari kita tak menemukan tawa lagi? Ah, mungkin hanya aku yang merasakan ini seorang diri. Ya, aku telah menetapkan hati. Jika kau pergi, aku pun lari. Namun, jika kau kembali, aku pun menghampiri. -- Arka Bintang Reftara "Cinta yang semu tak akan kembali." Ya, itulah kata yang selalu aku tegaskan dalam hati. Namun, mengapa kau datang lagi? Membuatku sulit berbenah diri. -- Reina Bulan Selkasa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido