Sinar mentari terasa menyilaukan mataku. Aku terbangun, dan mendapati ibu, beserta adiknya di kursi. "sudah bangun, sayang?"Tanya ibu. Aku tersenyum sambil menagngguk.
"kakak, minum dulu..."
"makasih..." aku mengambil gelas air dari Nanda, adikku.
"udah mendingan?" Tanya ibuku lagi. Meskipun masih pusing, aku mengangguk. Ibu mengucap syukur sambil mengelus-elus pelan rambutku. Aku mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan, dan... menemukan cowok itu lagi di sofa. Masih dengan cara duduk dan posisi yang sama, setiap aku bangun, orang itu sudah di situ. Sejak pertama kali aku membuka mata.
Aku bangun 3 hari yang lalu dari koma selama dua hari, pasca kecelakaan yang menimpaku beberapa hari lalu. Begitu bangun, segala yang ku ingat, tentang kenangan ku, semuanya, ketika aku berumur 15 tahun, hilang. Semua yang aku ingat adalah ibu dan Nanda. Selain itu, tidak ada. Aku hanya tahu aku bernama Nina. Dokter bilang, aku amnesia. Aku berpikir, Amnesia kok setengah-setengah? Ternyata Amnesiaku di sebabkan oleh kenangan tentang sesuatu yang selalu ku fikirkan. Betapa sekeras apapun aku mencoba, aku tidak bisa mengingat. Sudah seminggu berlalu, meskipun kondisi ku sudah jauh lebih baik, aku masih belum di izinkan pulang ke rumah. Padahal, aku merasa benar-benar baik.
Hingga siang ini.
aku yang sedang bergossip dengan adikku, di taman Rumah Sakit tiba-tiba merasa pusing, dan kejang-kejang. Mataku perih. Dan perlahan, rintik hujan turun. Di tengah hujan yang deras, Nanda berusaha keras membopong tubuh ku yang lebih tinggi dari dia, dan jelas lebih berat dari dia. Aku tiba-tiba menjadi lemah. Hingga akhirnya seseorang datng untuk membantu. Aku serasa melayang. Pandangan ku kabur, yang terakhir ku lihat adalah wajah panik adikku sambil membawa ku kembali ke kamar.
dan aku melihat sebuah visi.
YUK FOLLOW DULU SEBELUM BACA 💓
Sepasang mata tajam memandang ke arah lantai 2 tepatnya di koridor kelas XI. Memandang seseorang yang mungkin kakak kelasnya dengan tatapan tertarik.
Tatapan tajam memandang penuh obsesi. ALISTER BRAHMA CAKRABIRAWA anak pemilik sekolah sekaligus pewaris CAKRABIRAWA CORP. Anak tunggal dari pasangan Damian Cakrabirawa dan Gladys Ayu Cakrabirawa. Lelaki yang baru menginjak kelas satu tepat hari ini.
Memiliki paras yang tampan dan tubuh yang atletis banyak wanita yang mengidolakan lelaki tersebut
Tetapi Sifatnya yang arrogan dingin tak tersentuh tersebut membuat mereka takut untuk sekedar mencoba mendekati ataupun menyapa
Tetapi untuk pertama kalinya ALISTER merasa tertarik dengan yang namanya wanita yaitu kakak kelasnya sendiri, GABRIELLA RUBY DJOSALIEM.
Tiba tiba pandangan mereka bertemu. ALISTER yang melihat Gaby memandangnya pun reflek menyunggingkan bibirnya tipis. Tapi di mata Gaby senyuman tersebut mengerikan membuat nya langsung mengalihkan pandangan.
ALISTER mengerutkan dahinya bingung, namun kemudian dia kembali tersenyum tipis. Senyum yang menggambarkan obsesi.
"is mine!" gumam lelaki tersebut dengan senyum smirknya.
[ON GOING]
Aku usahain up tiap hari ya 💗
Hi guys ini cerita pertama aku. Semoga kalian suka yaa ...
Thankyou 💓