My Bou
  • WpView
    Reads 428
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 9, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita pendek kolaborasi dalam rangka Challenge dari @CoratCoretPenulis bersama dua cewek somplak kesayanganku ❤ @ZulfaNidrs @bebareng Ini klise memang, tiga orang cowok sahabatan sama satu cewek dan dua cowok itu menyukai si cewek. Noah, Sean, Agashi dan Bou. Awalnya memang sekedar rasa sayang dan ingin melindungi namun karena Bou yang rapuh membuat mereka memberi perhatian lebih yang menjurus ke arah Cinta. Bou yang suka kepada Noah, dan Noah yang bahagia perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan. Tapi, semuanya tidak semudah itu, karena ada Seno yang juga menyukai Bou. Agashi yang somplak, bloon, namun dewasa selalu mampu menjadi penengah kala persahabatan mereka terguncang masalah. Siapa yang harus Bou pilih? Akankah persahabatan mereka bisa bertahan seperti sedia kala?
All Rights Reserved
#86
sahabatjadicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Love [END]
  • INDESTRUCTIBLE [TAMAT]
  • Friend Zone [COMPLETED]
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • Sketcher's Secret
  • Miss Independence 's Boyfriend
  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]
  • Ketua Kelas
  • Paradise

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines