Colors

Colors

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 5, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupannya hanya hitam putih. Tidak ada satupun warna yang ingin mewarnainya. Namun semua berubah saat sesosok lelaki, yang membuat kehidupannya berwarna. Warna yang dulu direngut darinya, perlahan-lahan kembali. Kembali menghiasi kisah hidupnya. *** Ini cerita pertamaku dan aku harap kalian menyukainya. Jangan lupa ditambahin ke library kalian, jangan lupa vote juga saat baca. Terima kasih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Hilang dan Pulang
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Past Love Part 1
  • Kaigger
  • The turning of time (Ongoing)
  • Our Tragedy
  • Farra

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines