Cinta Segi 4

Cinta Segi 4

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sab, Mei 7, 2016
Rindi antika Rifki alfariji Hilmi hidayat Putri retno sari .......... Suatu malam yang sunyi Rindi & Rifki sedang berjanjian untuk mengobrolkan sesuatu yang sangat penting,Rindi berjalan menuju tempat yang di janjikan oleh rifki. Beberapa saat kemudian ...... Rindi sampai dulian di tempat itu, duduk disebuah kursi yang ada di taman beberapa saat kemudian rifki datang dengan membawakan bunga. Rindi:Qi udah dateng Rifki:iya,maf ya saya telat dateng nya soal nya tadi saya abis ketemu temen dulu,sekali lagi saya minta maaf ya rin Rindi:iya Qi santai aja kali nga papa kok lagian juga gue baru aja dateng,oh iya qi..ngomong-ngomong lo ngapain ngajak gua kesini Rifki:gua pingin ngomong sesuatu sama lo rin Rindi:ngomong sesuatu apa qi,emang penting baget ya keliatanya lo serius baget Rifki:ini mha lebih dari serius,malah ini mah serius nya pake baget baget Rindi:udah jagan ngaco tudu point aja langsung lagi pula gua juga nga boleh lama-lama ni nanti gua di marahin lagi ama nyokap bokap
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALZEA (TERBIT)
  • Unplanned marriage
  • ALRIN
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Indah Di Awal Kisah
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)

(PART MASIH LENGKAP!) Kembali ke masalalu.... Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya. Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya. Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu. *** "Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang." "Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga." "Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!" "Kalian pembunuh!" *** "Hah, gue kembali." "Tuhan terimakasih Tuhan." "Ayen Buna tunggu kamu ya." ❒❒❒ ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI! LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan