My Heart Boat

My Heart Boat

  • WpView
    Reads 2,005
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureComplete Tue, May 24, 2016
Terima kasih pada teman-teman yang sudah mau menyempatkan membaca karya novelku. Semoga senang dengan ceritanya. Ini karya pertamaku. Bagi saya membaca novel itu menyenangkan. Bisa melambungkan hayalan untuk melupakan penat sesaat. Saya dwi isa mengucapkan terima kasih banyak sama teman-teman semua. ~~~[[~~[[[[~~~~~~~~~ Ketika waktu tak lagi bisa menepi tapi hati ini berharap untuk menepi. Menepis semua yang terhampar dalam waktu yang tenggelam dalam air. Bagaikan ikan-ikan yang terlalu senang dengan kehidupannya. Tapi itu tidak berlaku dikehidupanku. Kehidupan yang gelap tanpa teman. Hanya kegelisahan dan kesepian yang mendera hati ini. Akankah ada tangan yang mampu mengangkatku dari dasar ini? Adakah malaikat yang menerbangkan aku keawan? Mampukah pangeran membangunkanku dari tidurku yang seakan-akan mati? Ataukah aku akan hilang bersama dalamnya jurang yang menelanku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • Air Mata Cinta
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Mahligai Sunyi
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • All This Time
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • QODARULLAH

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines