The Coldest Mr. Perfect

The Coldest Mr. Perfect

  • WpView
    Reads 1,968
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 4, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan sebuah kisah tentang seorang pria muda yang memiliki darah keturunan bangsawan Inggris, yang jatuh cinta dengan seorang gadis asli dari Indonesia. Apakah takdir cinta akan mempersatukan mereka? Atau takdir akan berkata lain? . . . "Dia bagaikan sebuah obat bagiku, sangat menenangkan. Apakah benar aku mencintainya? Ataukah, hanya sekedar perasaan rinduku terhadap seseorang yang selama ini bersembunyi di balik senyumnya?" -Ervan Joe Pieterson- "Aku hanyalah seorang gadis biasa dengan kehidupan yang tak begitu berharga. Namun tidak lagi, semenjak pria itu datang dan membawaku untuk masuk terlalu jauh ke dalam dunianya yang penuh dengan berbagai macam rahasia." -Olivia Ramona- Note: Cerita ini dipenuhi oleh imajinasi yang cukup tinggi. Dilarang untuk meng' copy-paste cerita ini tanpa sepengetahuan Author. Dan dimohon untuk sekedar memberikan Vote setelah membacanya. THANKS & HOPE YOU'ALL WILL LIKE IT.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • I'm the Antagonist's
  • ˖ ֹ੭୧ 𝐓𝐡𝐞 𝐑𝐞𝐝 𝐅𝐥𝐨𝐰𝐞𝐫 𝐏𝐚𝐭𝐡⊹ ࣪ ⑅ || 𝐌𝐓𝐏 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫 ||
  • Agatha von Rockwell  || Moriarty the patriot
  • The Destiny (Claude De Alger Obelia x Reader)
  • Amor Almira
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • 𝘼𝙪𝙙𝙖𝙘𝙞𝙩𝙮 | MTP x Reader
  • GARAM / MADU (EndS1)

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines