Melodi-Drama

Melodi-Drama

  • WpView
    LECTURES 78
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 6, 2022
Alasan ia menganggap serius. Alasan ia menolong dengan sepenuh hati. Alasan ia selalu mengerti keadaan. Alasan ia selalu berada di sampingnya sepanjang hari sepanjang masa. Tapi tidak untuk itu. Tidak ada alasan baginya membuat kesakitan dihatinya. Tidak ada alasan baginya untuk terus menghilang disaat yang tidak tepat. Tidak ada alasan baginya untuk membiarkan ia jatuh sendirian. Semua itu butuh proses. Dan ialah yang bisa menjalani proses itu. Dengan sempurna.
Tous Droits Réservés
#297
melodi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Memory of The Love Melody {Completed}
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Boyfriend
  • Waktu?
  • Boyfriend
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Melodi Warna
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • My Devil Husband

Mion tidak menyangka bahwa kepindahannya kali ini, akan membawa warna kembali dalam hidupnya yang telah lama hilang bersama kepergian papanya. Melalui empat orang pria yang mengisi hidup barunya. Mereka hadir dengan karakter yang sangat berbeda - berbeda. Bahkan dengan alam yang berbeda pula. Membuat Mion yang mati rasa kembali merasakan emosi - emosi yang terkubur dan terkunci di dalam hatinya. ~❤❤❤~ Laki - laki itu mengambil tangan kiri gadis itu dan berkata "Ikutlah denganku. Aku akan mencintaimu selamanya." dia tersenyum dan mempererat genggamannya pada gadis itu. "Kumohon jangan pergi. Aku hanya memiliki kamu. Jika kamu pergi aku akan hancur, karena aku mencintaimu" kata seorang laki - laki yang baru saja muncul di samping kanan gadis itu. Ia mengambil tangan kanan gadis itu, matanya penuh dengan kesedihan. "Aku tahu! Aku bodoh dan tidak dapat tegas. Maafkan aku, tapi aku mencintaimu" kata laki - laki ketiga yang muncul di hadapannya, di mata pria itu terdapat penyesalan dan rasa bersalah. Ia tidak berusaha untuk meraih gadis itu seperti laki - laki yang pertama dan kedua, ia hanya berdiri di hadapan gadis itu. Tiba - tiba saja ada yang memeluk gadis itu dari belakang. Tangannya melingkar di tubuh gadis itu. Dia menyandarkan wajahnya ke leher gadis itu sehingga gadis itu tak dapat melihat wajahnya. Laki - laki keempat ini berkata. "Aku tidak punya alasan, aku hanya mencintaimu. Mion."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu