Alone.
  • WpView
    Reads 139,760
  • WpVote
    Votes 5,994
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 17, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
(Slow update) Sendirian adalah bukan suatu hal yang tabu buat ku. Mungkin kesendirian sebagian hidupku. Aku selalu sendirian, aku tak percaya sama siapa pun. Ku tak punya teman, karna menurut ku mereka semua itu munafik, mereka akan baik sama aku kalau ada maunya selebihnya? mereka cuman menganggapku sampah. Ku tak punya orang tua atau pun sanak saudara, mereka semua meninggalkanku. Mereka menganggapaku tak ada. Sampai saat ini aku tak tahu apa penyebabnya mereka meninggalkanku. Semua orang tak peduli denganku begitu pun aku terhadap mereka. Namun prinsipku seakan kulupakan setelah ku bertemu dia. Dia yang memaksa masuk ke dalam duniaku. Merubah pikiranku terhadap orang lain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • Sekali Lagi (End)
  • GRIZLEN {On Going}
  • Regrets of Love
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • My Perfect BoyFriend
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Remember?

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines