His Not 'NERD'

His Not 'NERD'

  • WpView
    Reads 604
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 24, 2016
"Akulah Bintang..." "Dan akulah Bulan..." "Aku datang sebagai Matahari..." →Beryl Reymond← Serra Kraisya. Nama yang selalu ada dihati gue. Gue suka sama dia. Tapi, mungkinkah dia suka sama gue? Dengan sifat dan penampilan gue yang bisa dibilang Nerd? Dan apa dia juga bisa nerima gue dengan penyakit gue yang sekarang? Penyakit Mnemophobia. →Serra Kraisya← Gue suka sama dia. Meski sifatnya yang dingin, dan berkacamata. Dan bisa dibilang Nerd. Tapi bagi gue dia bukan Nerd. Semoga aja dia juga suka sama gue. Tapi, apakah bisa dengan kelemahan yang gue punya, dia bisa menerima? Iya, gue mengidap penyakit Hydrophobia. →Neylia Vrandesca← Beryl Reymond. Kenapa dia bisa mengidap penyakit itu? Mnemophobia. Apakah masa lalunya begitu menyakitkan? Menyedihkan? Dan juga, kenapa temen gue Serra Kraisya mengidap penyakit Hydrophobia? →Luke Abraham← Setelah 2 tahun, akhirnya gue ketemu sama lo, Serra. Dan lo tau, gue itu suka sama lo dari dulu. Tapi lo nganggep gue adek. Sakit tau gak?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN (END)
  • HATI YANG TERLUKA (Reynand Abraham) [ON GOING]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Mental Disease
  • Mentari Tanpa Sinar
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • ReLa [ ON GOING ]
  • AILAH(END)✅
  • Tiga Belas Misi ✔️

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines