Diorama - The Virtual Dudes

Diorama - The Virtual Dudes

  • WpView
    Reads 1,337
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 20, 2020
Mengetahui sulitnya menjadi kaum minoritas, Frederick Stockholm, seorang ilmuwan gay memutuskan untuk membuat realitas baru bagi orang-orang sepertinya. Dimensi alternatif sintetis yang ia jadikan rumah kedua untuk menghidupi fantasinya yang liar, Diorama. Ia hanyalah satu dari manusia-manusia yang ingin menghancurkan jeruji hasrat. Seorang pria yang lelah dan ingin meletakkan topengnya, walaupun itu hanya sebatas bualan. Sebuah dunia maya yang seharusnya ia rahasiakan. Sampai suatu ketika, ia bertemu dengan seseorang yang membuat angan fananya itu hancur. PERHATIAN! CERITA INI HANYA BOLEH DIBACA SETELAH ANDA BERUSIA 18 KE ATAS PENULIS SUDAH MEMPERINGATKAN (DENGAN HURUF BESAR). JIKA ADA YANG MASIH MELANGGAR PERATURAN MORAL INI, RISIKO SILAKAN DITANGGUNG SENDIRI. Selamat membaca :)
All Rights Reserved
#1
paraleluniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DETAK [SELESAI]
  • CLOSER [Singto x Krist]
  • Strawberry🍓CupCake🧁 ( Exd. Vers )
  • POSSESSIVE MAFIA🔞 || END
  • Bersamamu [Selesai | BL | MPREG]

"Mengapa kau masih mau menjadi temanku? Aku berbeda dari laki-laki lainnya, aku seorang gay. Apa kau tak takut kalau kelak aku cintai?" pemuda tinggi langsing itu mengutarakan kebimbangannya terhadap seorang temannya, teman dekatnya. Pemuda itu bernama Amil, tepatnya Amil Arruhi. "Memangnya kenapa kalau kau gay? Apa kau mau memperkosaku? Aku jelek tak segantengmu, apa seleramu serendah itu mau mencintai pria sejelekku? Lagipula tak ada salahnya kan seorang straight berteman dengan seorang gay?" jawaban itu begitu yakin terlontar dari mulut seorang lelaki yang baru saja menghabiskan minuman bersodanya, Fajar Rivai Pane. "Lagi pula jika itu terjadi, aku hanya bisa menjanjikan persahabatan, aku tak bisa memberi lebih padamu, seperti cinta dan hati..." tambah pemuda itu lagi. *** Bagaikan pelangi di balik kabut, novel DETAK ini menceritakan bagaimana rusaknya sebuah persahabatan karena satu pihak telah melibatkan perasaan cinta di dalamnya. Cinta antara seorang gay terhadap seorang straight yang akhirnya memicu permusuhan dan dendam. Ada luka yang mendalam yang sulit dihapuskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines