Estetika Cinta

Estetika Cinta

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 22, 2018
Berlari dan menggapaimu, tidak mudah, sayang. Menyentuh dan membuaimu, hanya bermimpi aku bisa. Cinta memang tidak adil. Lebih berat sakitnya, tak seberapa senangnya. Tapi itu pelajaran yang cinta beri. Cinta tak 'kan membiarkan orang lemah mencicipi keindahannya. Cinta berkata, "Berjuang dulu! Peras keringatmu! Kuras air matamu! Rasakan kehilangan! Lantas, ambil jatah bahagiamu saat kau mengerti permainanku." Saat terjatuh, aku merasakan dalamnya sedih. Begitu pekat tak menyisakan keremangan. Diantara bait doa berharap senja dapat menyelinap. Tidak! Tidak bisa! Jangankan cahaya fajar, lenterapun redup. Andaikan kalimat tersebut bisa mewakili sanubariku. Dilipat, ditekuk, ditendang, diludahi. Oh, Dewa, penat sekali. Dan diawali tangis, kuharap tak berakhir tragis. ─−Raina Rahayu Zora-UK ©2016
All Rights Reserved
#3
estetika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DaFLa [Davin & Flara]
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • DikaRanggi
  • Rasa Tanpa Kata
  • Bukan Salah Cupid "Memanah"
  • LUCE MIA
  • Mahligai Sunyi
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Oriana's Wedding Diary (Akan Tersedia Di Gramedia 8 Mei 2017)

"Bagaimana mungkin aku bisa memandang wanita lain, kalau sorot matamu saja sudah mengunci mataku sekaligus menggenggam hatiku." Davin Dirgantara "Bagaimana mungkin aku tidak menaruh hati padamu, kalau sorot matamu saja sudah mengunci mataku sekaligus menggenggam hatiku." Anastasya Flara Wijaya

More details
WpActionLinkContent Guidelines