Am I Wrong?

Am I Wrong?

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 11, 2016
"Lo pergi atau harus gue usir?" Bella menghentak dua orang perempuan yang sedang duduk dimeja kantin itu dengan keangkuhan yang dia miliki. Tanpa basa-basi ataupun berniat melawan, dua orang perempuan itu akhirnya melengos meninggalkan Bella yang masih menatap tajam mereka pergi dan kerumunan yang menontoninya sedari tadi. "Ngapain lo masih pada ngumpul? Pergi sana!" bentak Bella lagi pada kerumunan yang akhirnya satu persatu membubarkan diri. Bisik-bisik pun terdengar. "Dih. Emang dia pikir nih sekolah punya nenek moyangnya apa." "Apaan sih tuh cewek, sok berkuasa banget." "Cantik-cantik tapi sifatnya begitu. Cih." "Kebanyakan gaya amat." Satu lagi cowok dingin dipojok kantin yang menyaksikan tingkah Bella sedari tadi hanya menggelengkan kepalanya, "Ga pernah mau berubah ya tuh anak." Kisah anak SMA yang mempunyai karakter dingin,angkuh,dan sombong itulah Abella Putri Salsabila. dan Kisah anak SMA yang mempunyai karakter dingin, tapi peduli sesama, itulah Dimas Putra Revano.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prestige
  • REGARA (COMPLETED)
  • Revano [#1 SAVAGE SERIES]
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • REVANO
  • PRISMATIKA✔️
  • RE-SILIENCE (END)
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • AlReGa [END]√
  • Albel
Prestige

Kisah seorang remaja perempuan (SMA) yang berusaha untuk mendapatkan perhatian dari pacarnya yang memiliki sifat gengsi terlalu tinggi, galak, dan kurang peka terhadap pacar. * * * Revano Aldryan, cowok dengan tingkat kadar kegengsian yang begitu tinggi sekaligus tidak pernah peka dengan apa yang pacarnya inginkan. Terkadang Revan terlalu gengsi hanya untuk mengutarakan sebuah rasa. Hubungan Revan dan Vania sudah berjalan 3 bulan namun di antara keduanya sama sekali tidak ada yang namanya malam mingguan, dinner, kata-kata manis, ngedate, nonton, dan bahkan antar jemput. Vania tidak mempermasalahkan semua hal itu. Tapi, adanya masalah dalam kehidupan Revan mengharuskan mereka untuk saling menjauh, apalagi datangnya orang baru yang membuat hubungan keduanya di ambang kehancuran. "Sebenarnya kita itu saling mempertahankan atau justru menunda sebuah perpisahan?" -Stevania PA. "You're mine, so don't leave me." Revano Aldryan. Apakah yang akan terjadi? Apakah mereka akan tetap bersama atau malah mereka mengakhiri semuanya? Ketika gengsi masih engkau agungkan dan kau jadikan titik tertinggi dalam sebuah hubungan, maka penyesalanlah yang akan kau dapatkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines