Am I Wrong?

Am I Wrong?

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 11, 2016
"Lo pergi atau harus gue usir?" Bella menghentak dua orang perempuan yang sedang duduk dimeja kantin itu dengan keangkuhan yang dia miliki. Tanpa basa-basi ataupun berniat melawan, dua orang perempuan itu akhirnya melengos meninggalkan Bella yang masih menatap tajam mereka pergi dan kerumunan yang menontoninya sedari tadi. "Ngapain lo masih pada ngumpul? Pergi sana!" bentak Bella lagi pada kerumunan yang akhirnya satu persatu membubarkan diri. Bisik-bisik pun terdengar. "Dih. Emang dia pikir nih sekolah punya nenek moyangnya apa." "Apaan sih tuh cewek, sok berkuasa banget." "Cantik-cantik tapi sifatnya begitu. Cih." "Kebanyakan gaya amat." Satu lagi cowok dingin dipojok kantin yang menyaksikan tingkah Bella sedari tadi hanya menggelengkan kepalanya, "Ga pernah mau berubah ya tuh anak." Kisah anak SMA yang mempunyai karakter dingin,angkuh,dan sombong itulah Abella Putri Salsabila. dan Kisah anak SMA yang mempunyai karakter dingin, tapi peduli sesama, itulah Dimas Putra Revano.
All Rights Reserved
#524
bestfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You and I, See that Sky
  • ZELVANO [selesai]
  • Albel
  • REGARA (COMPLETED)
  • HAMA [COMPLETED]
  • AlReGa [END]√
  • Revano [#1 SAVAGE SERIES]
  • Sudah Terlambat β˜‘οΈ
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • My Boyfriend Is Like Ice

"Dia hanya teman. Tidak kurang dan tidak lebih." Bodo amat kalau orang lain memandangku begitu. Tapi, mau tidak mau aku jadi kepikiran karena kalimat itu keluar dari mulut sahabat se-bocil se-remajaku, Putra. Dan sebenarnya aku tidak perlu cemas karena itu terjadi di alam mimpi. Yah, seandainya aku bisa tenang kalau mimpi-mimpi burukku tidak menjadi kenyataan. Fenomena aneh ini telah kualami sejak masih SMP. Apa kali ini pun, aku harus menaggung rasa sakit dan putus asa sendirian? "Satu-satunya gadis yang bisa membuatku tersenyum dan merasa bahagia hanya dengan melihatnya." Astaga. Siapa yang Putra maksud dalam tulisannya itu? Bagaimana kalau ia benar-benar akan pergi meninggalkanku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines