Story cover for BADPAST by violentsia
BADPAST
  • WpView
    LETTURE 231
  • WpVote
    Voti 19
  • WpPart
    Parti 8
  • WpView
    LETTURE 231
  • WpVote
    Voti 19
  • WpPart
    Parti 8
In corso, pubblicata il mag 06, 2016
Satu kejadian besar di masa lalu diantara banyaknya orang. Sampai kejadian itulah yang membawa seorang perempuan bernama Megan Weldyians Leonatti berperang dengan penyakit, perasaan dan juga hidupnya. 

Kejadian itu. Kejadian yang membuat diriku terpuruk dan menghilang jalannya untuk kembali normal.
                 (Megan Weldyians Leonatti)

Aku bersamamu, walaupun aku hanyalah debu yang tidak pernah teranggap bagimu.
                    (Enrikson Trey Zenan)

===========

"Jangan pergi. Aku akan membuatmu bahagia bersamaku, eldy." Megan menangis dengan tatapan hampa dan penyesalan.

"Dan kenyataannya ia tidak membuatmu bahagia bersamanya, ia meninggalkanmu sendiri, dengan menyakitkan didepan matamu." Ucap lawrens dengan sinis.

Malam itu, megan menyadari jika ia sangat membenci dirinya. Ia berharap, ia bisa lari dari segalanya dan menganggap semua tidak pernah terjadi namun semua itu tidak membiarkannya pergi, mereka memaksanya untuk terus terjebak dalam situasi yang tidak pernah terselesaikan.



Copyright ©2017 | WRITTEN BY VIOLEN TSIA
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere BADPAST alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#19kissing
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Everything Between Us (ON GOING) di Lifeofzyailomiloxx
14 parti In corso
Dia tidak pernah membayangkan akan terjebak di persimpangan seperti ini-terombang-ambing antara dua hati yang begitu berarti dalam hidupnya. Di satu sisi, ada sahabatnya, seorang yang telah bersamanya sejak kecil. Seseorang yang begitu mengenalnya, yang tahu segala kelemahan dan kekuatannya, mereka seperti dua jiwa yang tak terpisahkan. Namun, di sisi lainnya, ada dia-pria yang diam-diam telah mencuri hatinya. Tanpa sadar, dia telah menjadi pusat dari setiap angan dan lamunan yang selama ini ia pendam dalam diam. Seharusnya, persahabatan dan cinta tak perlu menjadi pilihan. Seharusnya, ia bisa memiliki keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Namun kenyataan tidak sesederhana itu. Kini, ia dihadapkan pada fakta pahit bahwa sahabatnya, orang yang selalu ada untuknya, juga menyimpan rasa yang sama-cinta yang tumbuh tanpa mereka sadari, dan kini mengguncang keduanya. Hatinya berperang dalam sunyi. Haruskah ia mengalah, mengubur cintanya dalam-dalam demi menjaga persahabatan yang telah bertahun-tahun terjalin? Atau, apakah ini saatnya ia memilih untuk menjadi egois, memperjuangkan cinta yang kini memanggil namanya, meski resikonya adalah kehilangan seseorang yang selalu ada di setiap langkahnya? Ini adalah kisah tentang pilihan yang berat, tentang kehilangan yang tak terhindarkan, dan tentang keberanian untuk menghadapi perasaan yang selama ini ia simpan rapat-rapat. Siapa yang akan ia pilih? Dan apakah ada pilihan yang tidak akan meninggalkan luka bagi mereka semua? "Between love and friendship, there's pain, hope, and unspoken feelings" ~ Everything Between Us ~
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 8
Juan [REVISI] cover
DEVASENA  [PUBLISHED] cover
Everything Between Us (ON GOING) cover
Look At Me Now cover
Teman ✔ cover
DRABIA [END] cover
Hurt cover
Ei-Bree My Betelgeuse (Indonesia) cover

Juan [REVISI]

1 parte Completa

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.