Romantis
  • WpView
    Reads 124,197
  • WpVote
    Votes 2,750
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 29, 2016
Cewek : Pelan-pelan, aku takut. Cowok : Tidak, ini menyenangkan. Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut! Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku. Cewek : Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya! Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat. (Lalu si cewek memeluknya) Cowok : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai? Helm ini sangat menggangguku! (Si cewek itu pun menurutinya) Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem- nya blong. Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat. Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem utk memperlambat, tp si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau. Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya & merasakan pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya. Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup wa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIFANA (Ketika Aku Sudah Jatuh Pada Matamu)
  • One Night Accident [End]
  •  ARGALA
  • Tentang karen (HIATUS)
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • Transmigrasi Seksi Bumil
  • Mas Ardan - [ MPREG ] BxB [ BL ] [SELESAI]
  • I LOVE SEBLAK
  • Argithan √
  • Bad Boy Erlangga

"Awas!!!" "aaaaaa! " Secara tidak sengaja, perempuan berjaket hitam dan berambut panjang, berada di pelukan laki-laki yang menyelamatkan nya. Pandangan mereka bertemu dan.... "maaf saya tidak berniat untuk merendahkan dirimu, mba" perempuan itupun bingung. "hah? lo udah nyelamatin gue, kenapa minta maaf?" "saya sudah lancang memelukmu tadi. saya benar-benar minta maaf" "lo? aneh banget deh. makasih ya btw" dengan menunduk, laki laki itu berpamitan "sekali lagi saya minta maaf. saya permisi" "eh! tunggu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines