(ATTENTION : BANYAK OMONGAN KASARNYA.SO,HARAP DIMAKLUMIN)
Ini bukan kisah cinta segitiga,bukan pula kisah seorang cewe atau cowok yang ditinggal kekasihnya.Ini kisah tentang tujuh orang cewek yang sahabatan.Berbeda-beda karakternya,tetapi tetap satu jua.
Berbagai bakat yang dipunya tujuh orang cewek amit ini.Ada yang bakat dandan,bakat nulis,bakat ngambeknya,bakat melow nya,bakat makannya (ini gak usah ditanya semuanya punya bakat ini),bakat ngomong joroknya,bakat banget merangkai cerita (terutama yang anu-anu yha),bakat nyonteknya,dan hobi banget nge jahilin orang-orang.
Kehadirannya sangat-sangat tidak di inginkan oleh warga sekolah.Karna,setiap ada mereka orang-orang disekitar bisa menderita sakit,diantaranya : mimisan,darah tinggi,bibir kelu,stroke,radang telinga,dan kemandulan,gagal ginjal.Bahkan menyebabkan kematian (oke,author mulai ngacok)
Musuhnya? Jangan ditanya.Guru aja dimusuhin.Bahkan pegawai kantin pun diajakin battle.
Nb: Jadi jangan salahin gue kalau kalian kesel sama mereka,ngakak sampe ngangkang,sakit perut saking keasikannya ketawa-ketiwi.Dan jangan salahin kalau kalian yang baca dibilangin orang gila lepas.
"Boro-boro ngurus anak, kita ngurus diri sendiri aja kagak becus!"
Hakim, Jaka, dan Nakula dengan sangat terpaksa menyemat sebuah panggilan baru. Yakni; Babeh, Baba, dan Abi. Mereka diberi tanggung jawab besar untuk merawat seorang bayi tiga bulan yang merupakan anak dari korban kebakaran yang mereka selamatkan.
Meskipun tahu bahwa mental dan pengalaman mereka tidak memadai dalam merawat seorang bayi, ketiga pemuda itu tetap berikeras ingin membesarkannya dengan tangan mereka sendiri. Sebab bayi itu, mengingatkan mereka kepada seseorang.
Seseorang yang tidak bisa lagi ditemui eksistensinya di muka bumi.
‼️BUKAN BL‼️