Starlight, The Volunteers

Starlight, The Volunteers

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 14, 2016
"Fariz," wanita berkerudung itu menghampiri Fariz, lelaki berkacamata yang sedari tadi duduk termenung melihat anak-anak bermain sepak bola di tanah lapang. "Ada apa, Sal?" Fariz menoleh, dan tanpa perintah wanita itu duduk di sebelahnya. "Aku lihat kau sebenarnya berpendidikan. Punya potensi di segala bidang. Pembangunan, orasi, wirausaha, apapun itu. Tapi kenapa kau memilih menjadi relawan di desa terpencil?" Tanya wanita itu, bagai reporter bertanya kepada narasumbernya. Dengan menopang wajah dengan dada dan senyum yang dilebarkan, dia berkata, "aku hanya tak ingin melihat mereka, anak-anak itu, dan desa ini, bahkan negara ini tertinggal dari teman sebayanya di bumi ini. Mungkin aku hanya menjadi sedikit helium dan kau hidrogen, namun jika keduanya diperbanyak akan membuat matahari? Matahari baru yang menerangi bangsa dan dunia," dan mempersilahkan pipi wanita itu memerah. Tersipu. [Terinspirasi dari Lentera Indonesia di NET.]
All Rights Reserved
#1
howto
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lentera Hati (TAMAT)
  • Dating Demi Gengsi
  • Kabut di Ufuk Desa
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Kapten Sengkala Tersedia Ebook Dan buku
  • Love in Difference
  • Mas Angga✔️
  • Qiyamah Senja-completed
  • OBOR PITU

Lentera Hati - Series keempat Lentera Universe Romansa - Spiritual - Militer "Dejavu paling berat adalah bertemu seseorang yang mirip dengan dia tapi bukan dia." Bagaimana rasanya jika kamu yang baru saja gagal menikah karena calon suamimu meninggal sebelum hari pernikahan, tiba-tiba dipertemukan dengan seseorang yang sangat mirip dengan calon suamimu yang sudah tiada itu? Itulah yang dirasakan oleh Arsyila Farzana. Gadis berusia 25 tahun itu sengaja mengikuti kegiatan volunteer di pelosok desa untuk menyembuhkan diri setelah gagal menikah. Namun tak disangka di sana ia bertemu dengan seorang perwira tentara angkatan udara bernama Lettu Ghazi yang sangat mirip dengan Letda Ghafi, calon suaminya yang sudah tiada. "Saya calon suaminya!" "Kenapa Anda mengaku-ngaku sebagai calon suami saya?" "Jika Anda keberatan, saya akan mewujudkan perkataan saya." "Maksud Anda?' "Saya akan melamarmu pada ayahmu." Lalu apakah Lettu Ghazi benar-benar melamar Zana pada ayahnya? Apakah Lettu Ghazi bisa meluluhkan Zana yang memiliki trauma setelah sempat gagal menikah itu? _________________ "Untuk menaklukkan langit, saya butuh keberanian mengemudikan jet tempur. Tapi untuk menaklukkan hatimu, tidak hanya keberanian, saya juga butuh ridho Rabb yang mampu membolak-balikkan hatimu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines