Saat pertama kali bertemu dia, aku yakin dia adalah tulang rusukku, orang yang akan menjadi bagian dari hidupku sampai usia senja. Aku terus mencari cara supaya bisa dekat dengannya. Aku harus membuat strategi untuk mendapatkannya. Ternyata strategiku untuk memilikimu tidak salah. Apa yang ku pikirkan dan ku rencanakan bisa berjalan sesuai dengan harapan. Aku tahu saat merencanakan itu semua, aku seperti orang yang berfikiran licik. Tapi saat ku renungkan lagi dan ku bawakan hal ini dalam doa, aku yakin bahwa semua itu tidak salah. Aku hanya bisa berdoa kepada Tuhan supaya Dia memberkati upayaku, membimbingku dan melindungi gadisku supaya aku bisa menahan semua hawa nafsu saat berdekatan dengan dia. Aku yakin bahwa semua itu akan terlaksana sesuai dengan kehendakNya. Taufan Abrisam Reynand #mencoba turut memeriahkan watty dengan cerita yang ku buat saat aku masih sekolah dulu.
More details