Asrama Ada Asmara[END]

Asrama Ada Asmara[END]

  • WpView
    Reads 11,794
  • WpVote
    Votes 508
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 20, 2016
[END] Sebuah kisah tentang anak SMA yang tinggal di suatu Asrama sekolah. Salah satunya Kaila, seorang gadis yang katanya sedikit gemuk tapi ia memiliki keunikan tersendiri sehingga berhasil memikat hati para cowok yang ada di sekolahnya. Kaila dan teman-temannya tinggal bersama di Asrama dan sekamar. Ada Cindy yang menyukai kakak kelas, Eny yang menyukai teman seangkatan, Dian yang cemburu dengan Kaila, Salsa yang sering dikerjain cowok yang disukainya dan Sharon menyukai guru. Walaupun mereka berbeda kelas tapi ada cerita lucu, unik, persahabatan dan percintaan dari mereka semua, penasaran? Yuk baca! ~Jangan lupa Vote dan comment~
All Rights Reserved
#5
kekinian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • ASA [REVISI-COMPLETE]
  • Ini Cinta Atau Bukan?
  • Childhood Friends Become Love
  • BALADA KEHIDUPAN
  • THE STORY [PROSES PENERBITAN]
  • curious love
  • Laskar Jingga
  • Rival, Jadi Pacar?
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines