CACING BIADAB

CACING BIADAB

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 10, 2016
Bukan negeri namanya jika aku tak berpijak. Menghalau semua keindahan dan terus merasakan kesejukan. Ingin rasanya, menari dari satu negeri ke negeri yang lain walaupun dari sekian banyaknya keindahan, ia tetap memilih tempat ini menjadi pelabuhan terakhirnya. Aku ingin berpetualang dengan ego dan imajisku. Sampai akhirnya aku datang dan dipertemukan dengan sosok kawan yang mengerti arti petualangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • best friend and twilight
  • Phom Rak Khun || geminifourth (END)
  • CINTA TERLARANG CINTA TERINDAH
  • ENDING SCENE (JIMINX YOU)
  • Gone Love.-vrene
  • broken heart (Kim Seokjin)
  • BENCI MENJADI CINTA? [REVISI]
  • GENTAWA✓
  • Diary Sang Pencari Takdir
  • RECLINE

"Ami, liat senjanya cantik banget" "iya ran cantik" "tapi sayang nya ga abadi ya" "di dunia ini gak ada yang abadi Ranya..., semua akan musnah pada waktunya" "mi? kita akan tetap seperti ini kan? kita ga bakal pisah kan?" ami seketika terdiam mendengar pertanyaan sahabatnya itu, ia bingung meski sebenarnya ia tau jika setiap pertemuan pasti ada perpisahan tapi entah mengapa hatinya egois dan ingin menyangkal ═━═━═━═━═━═━═━═━═━═─═━═─═━═━═━ "apakah kita akan seperti senja?" "atau tidak ada kata kembali dan hanya akan mengukir kenangan semata?" "aku benci pikiran ku!" "aku benci mimpi buruk ku!" "dan aku benci semua hal yang mengenai tentang ku!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines